bunga

Valentine's Day

"Misi Utama Kita bukanlah menjadikan kaum Muslimin beralih agama menjadi kristen atau yahudi, tapi cukuplah dengan menjauhkan mereka dari Islam....
Kita jadikan mereka sebagai generasi muda Islam yang jauh dari Islam, malas bekerja keras, suka berfoya-foya, senang dengan segala kemaksiatan, memburu kenikmatan hidup, dan orientasi hidupnya semata utk memuaskan hawa nafsunya..
" (Pidato samuel Zwemmer, tokoh Yahudi, dlm Konfrensi Missi di Yerusalem, 1935)



Setiap 14 Februari, Merayakan hari Valentine's day, Sudah menjadi agenda wajib bagi sebagian orang. Mereka Bersuka cita menyambut hari yg katanya hari kasih sayang itu. Pedagang, mal2 ramai menyulap tokonya menjadi serba Pink/Red dgn aneka hiasan berlambang love. Muda-mudi sibuk memilih kado untuk pasangannya, coklat berbentuk hati, bunga, dll dengan ciri khas lambang love ♥. Padahal sebenarnya Love dlm bahasa Inggris berkonotasi kegiatan yg mengarah pd kegiatan seksual, beda dengan Affection yg menjurus pd pendekatan perasaan, kasih sayang

Biasanya dlm hr V-day org selalu mengucapkan "be my valentine.." mungkin maksudnya mau ngucapin "maukah kau jd org terkasihku..". Anggapan ini ternyata salah. Ken Sweiger dlm artikel "should biblical Christians observe it?" yg bisa diakses di situs www.korrnet.org menyatakan bahwa istilah valentine berasal dr bahasa latin, yg artinya "Yg Maha Kuasa, Yg maha Perkasa, Yg maha kuat." Dulu kata ini ditujukan kepada Nimrod & Lepercus, dewa atau Tuhan org Romawi kuno. maka disadari atau tidak, ucapan " to be my valentine" berarti meminta pasangan kita menjadi "sang maha Kuasa". Hal ini tentu merupakan perbuatan syirik.

Tapi apakah mereka tau apa yg melatar belakangi lahirnya V-day itu?

Valentine's day atau disingkat V-day yang jatuh pada tiap tanggal 14 februari setiap tahunnya, jelas berasal dr ritual paganisme, ritual satanis, yg penuh dengan kemaksiatan. Ritual kuno ini di zaman Romawi dikenal sebagai Lupercalia Festival, dimana para pemuda pemudi diperbolehkan melakukan kemaksiatan secara bebas dimanapun mrk mau.
Agama Kristen yg datang kemudian & menjadi agama resmi Roma di saat kaisar Konstantin, mengadopsi ritual ini & memolesanya dgn mitos St.valentinus yg oleh gereja sendiri diakui tdk bs dipastikan asal muasalnya. Belakangan pd sekitar thn 1960-an, Gereka vatikan menghapus perayaan valentine ini dr kelender gereja & melarang umatnya utk ikut-ikutan merayakan ritual tsb.
Dan Yang jelas valentine day berasal bukan dari kebudayaan Islam.


Sebab itulah, para pemuka Agama Islam di seluruh dunia dr golongan & gerakan Islam manapun tlh sepakat bahwa HARAM hukumnya bg umat Islam utk ikut2an merayakan hari Valentine dgn tingkat partisipsi sekecil apapun, bahkan sekedar mengucapkan "Selamat hari Valentine"

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.(QS AlMaidah:51)

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.(QS Israa':36)

"Barangsiapa melakukan amal yg tiada didasari perintahku (Qur'an & Sunnah) maka amal perbuatannya tertolak." (HR.Ahmad)

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah jg berkata: "Memberi slamat atas acara ritual org kafir yg khusus bg mrk, tlh disepakati bahwa perbuatan tsb adalah haram. Semisal dgn memberi ucapan pd hari raya mrk dan sejenisnya, itu adalah haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mrk yg menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tsb lbh besar dosanya di sisi Allah drpd membunuh."

Sudah jelaslah bahwa mengucapkan hari valentin saja tidak diperbolehkan menurut aqidah islam, apalagi ikut serta berperan aktif dlm perayaan ini. Apapun dalihnya. Krn dalih bisa saja dibuat hingga ribuan pasal. Tetapi esensinya adalah tdk boleh umat Islam turut serta sekecil apapun utk menyambut hari tersebut.


Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
By : kak Echi sofwan