bunga

Indah dan nikmatnya Dzikir

Kadang kita merasa kesepian
Kadang kita sedih dan sakit hati atas segala sesuatu
Kadang kita lalai dan lupa
Kadang kita takut dan menangis
Tapi,.. bukan menangis karena Allah

Taukah kita sahabatku
Allah tidak pernah lari dari kita
Ia selalu mendekat dan menemani
Dia menghibur kita dengan berbagai nikmat dan karunia
Bahkan Dia mengampuni segala dosa-dosa kita jika kita bertaubat
Dia yang menjodohkan kita untuk saling mengenal
Menjalin ukhuwah ini hingga erat dan penuh rasa cinta
Semua kita lakukan hanya demi mendapat ridhoNya

Sahabatku sungguh bijak jika kita menangis karena Allah
Mengakui setiap kesalahan kita
Baik disengaja atau tidak
Baik diketahui atau tidak
Tangisan kita itu bersal dari jiwa yang bersih
Pasrah pada Allah
Berharap pengampunannya
Dengan tangisan, akan menambah rasa kasih sayang dan cinta kita pada Allah, Rasul dan semua insan di muka bumi ini
Hati kita menjadi lembut
Sehingga kita rasakan manisnya iman itu

Ya,.. salah satunya
Dengan Dzikir
Karena dengan mengingat Allah hati akan menjadi tentram dan damai


(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Ar-Ra’d [13] :28


Zikir salah satu cara untuk menutup celah setan bagi masuknya setan ke hati kita
Zikir membersihkan jiwa kita yang kotor
Penuh rasa dendam, rasa sakit hati karena manusia, sikap putus asa, stress, depresi
Semua itulah penyebab utama munculnya berbagai penyakit di zaman modern ini
Zikir akan selalu meyakinkan kita
Bahwa Allah bersama kita
Dia ada untuk melindungi kita
Sehingga kita selalu merasa aman dan dekat dengannya


Sahabatku fillah,
Mari kita senantiasa berdzikir dimana pun kita berada
Baik melalui alam-alam ciptaan Allah, ayat-ayatNya, ataupun majelis ilmu
Semakin cinta kita pada Allah maka kita akan semakin rindu tuk bertemu denganNya
Hatikan terpaut padaNya
Sehingga memotivasi kita untuk berbuat baik dan mencintai oranglain karena Allah
Tidak suka kembali pada kekafiran dan maksiat


Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
~Evi A,~
Jakarta, 8 januari 2011