My Sweet Home
Wisata Taman Burung Kota Medan
author

Wisata Taman Burung Kota Medan



Mungkin sudah banyak orang Medan yang tahu tentang lokasi Wisata Taman Burung di Medan. Tapi orang luar Medan belum tentu banyak yang tahu.

Di blog ini saya akan menuliskan tentang perjalanan saya ke tempat wisata Taman Burung Kota Medan.

Awalnya saya tahu tempat wisata Taman Burung ini dari tetangga di depan rumah saya.

Saat saya bawa Rifqi main ke depan rumah tetangga, tetangga saya bilang, "Vi, bawalah Rifqi main ke Taman Burung!"

"Emang ada gitu Taman Burung di Medan, Kak?" tanya saya.

Sebab saya jarang pergi-pergi jauh di Medan kecuali bersama orang tua saya. Beda kalau saya di Depok, atau Pulau Jawa pasti bawaannya mau pergi ke sana sini. Karena pada dasarnya saya hobi jalan-jalan. Apalagi jalan-jalan ke tempat wisata pasti mengasyikkan.

"Ada Vi di Kompleks Cemara Asri," jawab si kakak tetangga saya.

Akhirnya saya cari di map lokasi Kompleks Cemara Asri untuk tahu rute jalannya dan posisi Taman Burung.




Ternyata jika di cari dari map, lokasi Taman Burung dari rumah saya sejauh 18 km. Wow lumayan jauh juga. Kalau tidak macet, maka perjalanan memakan waktu 29 menit. Pengalaman saya pergi kemarin sore-sore jam 3 itu macet dan padat. Sehingga sampai ke sana bisa memakan waktu 1 jam. Jadi buat teman-teman yang mau main ke tempat wisata Taman Burung ini, usahakan pergi sebelum jam 3 sore ya.
Karena perjalanan lancar jadi nyaman.

Sesampainya di tempat Kompleks Cemara Asri, saya lanjut perjalanan ke tempat wisata Taman Burung. Tidak begitu jauh jarak antara Pintu masuk komplek dengan lokasi Taman Burung. Kita jalan terus hingga mendapati sebuah bundaran. Kemudian dari bundaran itu belok kanan dan terus lurus. Kelihatan baget Taman Burungnya. Saya kagum dan terkejut. Banyak sekali burung-burung bertebrangan.

Wisata Taman Burung ini gratis. Terbuma lebar untuk wisatawan lokal maupun internasional. Tidak dipungut biaya. Makanya jangan heran kalau sore hari selalu ramai. Apalagi kalau hari libur, ampun deh. Padat sekali.

Pernah saya tanya seorang ibu di sana, datang dari mana? Jawabnya Tebing Tinggi. Wah jauh juga. Saya pikir yang berkunjung ke sini hanya orang-orang Kota Medab saja. Ternyata orang luar Kota Medan pun banyak.

Ada ribuan burung di sana. Tapi saya tidak tahu nama-nama burung di sana. Yang saya tahu ada satu burung datang mendekati saya dan keluarga. Burung ini menurut saya mirip burung bangau. Tapi ga tahu juga. Bisa jadi juga burung pelikan. Ntahlah. Saya juga ga tahu. Adakah teman-teman di sini yang tahu burung apa ini?

Burung yang datang mendekati saya dan keluarga

Menurut Tribun News pada Rabu 24 Juni 2015, di Taman Burung Cemara Asri Medan ada jenis burung cangak merah, cangak abu, kokokan laut, kolak malam kelabu, kuntul besar, kuntul kecil, kuntul kerbau, koreo padi, bangau, dan masih banyak jenis lainnya. Malah saya sempat melihat ada burung jenis merpati mampir di tempat saya.

Wah banyak juga ya jenis-jenis. Rifqi senang sekali lihat Taman Burung terbuka seperti ini. Taman ini jadi seperti sebuah penangkaran burung lepas atau terbuka. Padahal tidak dipelihara cuma ya tegantung alam bagaimana menangkarnya jadi ribuan burung ada.


Kalau pada pagi hari burung-burung ini akan bertebrangan ke sana sini dan kalau datang pada sore hari, maka kita akan melihat semakin banyak burungnya karena sudah waktunya ia pulang ke taman penangkaran alam terbuka yang merupakan rumahnya sendiri. Jangan kaget. Semakin sore, semakin ada ribuan burung di sini. Seru melihatnya. Rifqi saja tidak mau pulang ke rumah. Kalau ga dipaksa pulang. Hehehe

Selain burung, di taman ini juga banyak jenis ikannya. Yang paling cantik yaitu ikan mas. Besar-besar ikan mas nya. Warna oranye nya cakep sekali. Datang kemari penat dikepala pun hilang. Hati menjadi riang gembira. Alam memberikan kita banyak kebaikan. Namun kita manusia kadang tidak mau bersyukur.

Saya dan Rifqi ikut foto selfie sambil lihat burung

Sembari lihat ribuan burung bertebrangan, saya foto selfie terlebih dulu sebelum akan meninggalkan Taman Burung Cemara Asri ini. Jadi ada jejak kenangan di Taman Burung Cemara Asri di Kota Medan ini.

Ketika sudah waktunya pulang, Rifqi malah nangis dan tidak mau pulang. Sampai dibujuk atoknya untuk pulang. Rifqi tetap tidak mau dan masih terus lihat banyak burung-burung bertebrangan.

Rifqi tidak mau diajak pulang, malah asyik lihat burung.
Ada yang kurang di lokasi wisata Taman Burung Cemara Asri Kota Medan ini. Yaitu tidak adanya tong sampah. Adanya tong sampah pun di ujung yang jauh. Sehingga orang banyak buang sampah sembarangan. Kasihan burung-burung dan ikan di sini. Walaupun ini penangkaran alam terbuka, tapi seyogyanya pemerintah daerah ataupun pemilik Kompleks Perumahan Cemara Asri ini menambah tempat tong sampah di setiap 100-200 meter. Sehingga manusia membuang sampah pada tempatnya. Semoga Taman Burung ini terus ditingkatkan pelayanannya.

Selamat menikmati sajian saya ini ya teman-teman.

Salam santun,
~Evi Andriani~
Medan, 8 Mei 2018

Rahasia Agar Berat Tubuh Anak Bertambah (Anak Gemuk Sehat)
author

Rahasia Agar Berat Tubuh Anak Bertambah (Anak Gemuk Sehat)



Sejak hamil dan melahirkan belum pernah lagi menulis di blog. Bekerja sebagai ibu rumah tangga, merawat dan menjaga bayi spesial sering menguras waktu dan tenaga. Tapi semua dijalani secara ikhlas demi perkembangan anak yang sehat.

Alhamdulillah hari ini saya mau bagikan rahasia agar berat badan anak kita bertambah atau kalau saya menyebutkannya anak tumbuh gemuk sehat.

Pengalaman ini saya bagikan karena melihat tumbuh kembang Rifqi, bayi saya lahir dengan berat 2.5 kg dan sekarang usia sudah 2 tahun dengan berat lebih dari 17 kg. Walaupun Rifqi sakit flu batuk, diare, bahkan saat Rifqi harus rawat inap di rumah sakit tetap beratnya tidak turun drastis. Padahal Rifqi makannya sedikit sekitar 3-5 sendok makan. Jadi apa ya rahasianya agar anak kita tumbuh kembangnya tetap bagus.

Rahasia 1 : Asupan Makan Bergizi

A. Makanan Seimbang

Bukan rahasia lagi pada saat anak-anak diberikan makan bergizi maka tumbuh kembangnya juga semakin baik. Namun tidak semua anak mengalami tumbuh kembang yang baik alias beratnya tidak bertambah sesuai dengan usia dan tinggi badannya.

Lalu masalahnya di mana?
Di sini saya akan kupas tuntas bagaimana agar makanan yang di makan anak kita menjadi lebih bergizi dan seluruh sari-sari makanan bisa di serap dan dialirkan ke seluruh tubuhnya.

Makanan yang bergizi dan sehat adalah makanan yang kelengkapan menu sehatnya terpenuhi.

Menurut para ahli gizi, separuh porsi dari piring makanan anak dan  orang tuanyanya harus diisi dengan sayuran buah-buahan. Porsi nasi atau produk karbohidrat lain dan produk protein atau lauk pauk jangan melebihi separuh porsi harian.

Selalu kita harus ingat, jangan sampai kita menyuruh anak makan sayur, sementara emaknya sendiri ga suka makan sayur. Ini sudah salah. Sebab anak pasti akan menjadikan orang tuanya sebagai model atau contoh. Jadi kita sebagai orang tua harusberikan contoh yang baik. Mulai benahi dari diri kita sendiri.

Ternyata sudah makan seimbang, berat tubuh anak masih belum berkembang dengan baik. Jangan pantang menyerah ya, Mak. Baca terus tulisan saya sampai habis Mak, insyaAllah ada banyak solusi.

B. Bersihkan Tubuhnya Penuh Cinta

Setelah anak kita makan makanan seimbang dan sehat, selanjutnya kita bersihkan tubuhnya. Mulai dari mulutnya, mukanyanya, badannya atau bajuhya, tangannya dengan penuh kelembutan. Si anak pasti merasa senang. Nafsu makannya juga akan berkembang dengan baik.

Saya melihat dari tingkah laku Rifqi. Dari sejak Rifqi lahir dan menyusui, Rifqi paking tidak suka jika mulutnya kotor. Pasti sisa air susu ibu (ASI) di bibir atau sekitar mulutbya dibersihkan pakai tangannya. Apalagi ketika usia sudah dua tahun, semakin rajin dia bersihkan mulut dan tubuhnya. Tidak suka Rifqi ada yang kotor di mulut, tangan atau bajunya.

Kecuali kotor karena main-main dengan temannya. Itu beda lagi. Biasanya dibiarkan saja. Namhn saat dia mulai jenuh dan risih dengan kotoran ters1111ebut, Rifqi panggil emaknya dan minta tolong dibersihkan kotoran di tubuhnya.

Tubuh yang bersih akan membuat pikiran si anak nyaman. Sel-sel dalam tubuhnya juga aka  ikutan tumbuh dengan baik. Sebab pikiran anak baik.


Rahasia 2 : Berikan Pelukan, dan Kasih Sayang

Setiap anak mempunyai perasaan dan emosi yang berbeda. Namun pada dasarnya semua anak selalu ingin diperhatikan, dikasihi, disayangi dan diberikan pelukan. Ketika seorang ayah ataupun seorang emak memberikan pelukan seikhlas hati maka si anak merasakan kasih sayang dan ketenangan.

Lalu apakah hubungan pelukan, dan kasih sayang terhadap tumbuh kembang anak? Tentu ada ya ayah dan emak.
Hubungannya adalah :
Anak yang merasa ayah dan emaknya rajin memeluknya, dan memberikan belaian kasih sayang menyebabkan si anak percaya pada orang tuanya. Hatinya menjadi tenang. Si anak juga akan rajin makan.

Sel-sel dalam tubuh anak akan bekerja dengan ikhlas. Begitu juga organ pencernaannya. Karena si anak merasakan kehangatan dari orang tuanya. Anak tidak merasa khawatir lagi. Mau makan sedikit ataupun makan banyak, tetap sari-sari makanan dan segala vitamin yang terkandung di dalamnya akan teraliri secara sempurna di dalam tubuhnya.

Inilah yang sering saya lakukan  dengan anak saya, Rifqi.

Foto Saya dan Rifqi

Saya selalu rajin mengucapkan kata sayang, "Rifqi sayang lagi apa? Mari kita makan, Nak!"

Saya juga rajin memeluk Rifqi. Baik saat dia butuh saya ataupun tidak butuh saya.
Misal saat dia sedang menangis, saya gendong, saya peluk dia, dan ajak dia berbicara dengan penuh kasih.

Begitu juga saat Rifqi malas makan. Saya memberikan kata-kata penuh kasih sayang dan cinta. Agar Rifqi mau makan. Rifqi tergolong bayi yang susah makannya. Kadang paling banyak cuma 3 sendok makan saja. Tapi tidak masalah bagi saya. Selama ada asupan makana  yang masuk ke dalam tubuh Rifqi maka itu aman.

Jadi buat para ayah dan emak, jangan pernah khawatir ya kalau anak makan sedikit atau sulit makan. Anak yang mencukupi kebutuhan nutrisinya akan mempunyai pola pertumbuhan normal di kurva pertumbuhan. Biasanya kalau bayi ada kurva pertumbihan di buku pegangan imunisasi.

Kalau untuk anak bukan balita mengukur tumbuh kembang anak bisa lewat indeks berat tubuh yang ideal.

Rahasia 3 : Rajin Lakukan Pijat untuk Relaksasi

Pijatan pada anak, khusus pada bayi dapat memengaruhi tumbuh kembang anak menjadi lebih baik.

Pijatan yang baik dan benar akan membuat otot-otot tubuh anak kita menjadi rileks. Peredaran darahnya juga menjadi lancar.
Apalagi untuk anak-anak yang aktif bergerak ke sana sini, perlu kita lakukan pemijatan. Tumbuh kembang amak semakin baik. Berat tubuh anak semakin bagus dan anak juga bisa gemuk sehat.

Pemijatan yang baik dan benar pada anak seperti apa? Nanti saya tulis di catatan blog berikutnya ya.

Rahasia 4 : Rutin Memotong Kuku Anak

Untuk rahasia ketiga ini, mungkin para ayah dan emak pada bingung. Emang apa sih hubungan potong kuku dengan tumbuh kembang anak.

Jelas ada ya ayah dan emak. Kebersihan kuku anak kita memengaruhi kondisi tubuh anak kita. Semakin panjang kukunya maka kemungkinan kuman dan bakteri hinggap di kuku semakin besar. Jika kuman dan bakteri masuk ke dalam percernaan anak kita, maka akan muncul banyak penyakit. Karena bakteri dan kuman merupakan salah satu pencetus aktifnya suatu penyakit.

Potong kuku anak kita jika terlihat panjang. Kondisi kuku setiap anak berbeda. Ada yang mudah panjang dan ada yang lama panjangnya. Kalau pada bayi, jangan tunggu 40 hari. Karena itu mitos. Kuku bayi tetap harus dipotong dan dibersihkan.

Rahasia 5 : Pantau Tinja (BAB) Anak

A. Bila anak diare

Apabila anak kita mengeluhkan sakit diare dan disertai muntah atau tanpa muntah maka bisa kemungkinan itu akibat adanya infeksi seperti virus. Biasanya akan sembuh dalam satu sampai dua hari. Namun bila disertai demam hilang dan timbul kembali lwbih dari seminggu disertai dengan diare, maka wajib diwaspadai adanya gangguan bakteri di tubuh anak kita.

Hal ink sangat memengaruhi nafsu makan anak kita. Sehingga tumbuh kembangnya juga akan sedikit terganggu.

Solusinya pergi ke Puskesmas atau Dokter Spesialis Anak. Biasanya dokter akan memberika  obat antibiotik untuk memberantas si pengganggu bakteri tersebut.

Ingat, jangan biarkan anak kita menderita dengan sakitnya ya para ayah dan emak. Tetap pantau terua keadaan anak kita.

Hal itu yang saya rasakan saat menjaga anak saya, Rifqi. Anak saya pernah alami diare. Saya pantau diarenya. Jika dalam waktu 2 hari, diare tidak sembuh, maka saya akan bawa langsung ke dokter. Alhamdulillah dua hari sembuh.

Langkah yang saya lakukan ketika anak diare adalah tidak minumkan susu kepada bayi kecuali ASI, rajin saya kasih makan buah pisang, minum probiotik L-Bio atau merk lain, dan melakukan self healing ketika bayi saya tidur disertai dengan doa.

Sehingga tumbuh kembang Rifqi berjalan dengan baik. Karena gangguan yang ada di dalam dirinya cepat tanggap saya atasi.

B. Bila tinja BAB anak keras (sembelit)

Tinja anak ayah dan emak keras? Ini juga harus diperhatikan. Mengapa? Karena akan memengaruhi tumbuh kembangnya juga. Kok bisa sih?

Tentu saja bisa. Bila tinja anak kita keras atau sembelit, kemungkinan besar anak kita makanannya kurang serat.

Bila anak kita komposisi makanannya kurang serat, maka proses penyerapan sari-sari makanan, mineral dan vitamin yang akan dialirkan di seluruh tubuh si anak pun bisa ikutan terganggu.

Jadi jangan pernah anggap remeh untuk kasus ini. Kalau ingin anak kita tumbuh kembangnya baik, maka asupan nutrisi anak juga harus dipenuhi. Salah satunya makanan berserat.



Rifqi pernah juga alami seperti ini. Alhamdulillah, stok buah-buahan  di rumah saya sering ada. Seperti jeruk, pisang, dan pepaya. Jika Rifqi alami tinja BAB yang keras, maka pada saat itu juga tanpa tunggu waktu yang lama, saya kasih ke Rifqi buah pepaya. Alhamdulillah, keluhan nyeri perut akibat sembelit hilang dan bab Rifqi pun lancar.

Rahasia 6 : Lakukan Self Healing di Tubuh Anak

Self Healing bagi saya pribadi adalah suatu teknik untuk menyembuhkan diri sendiri. Bisa dilakukan oleh dirinya sendiri ataupun orang lain.

Saya sering melakukan self helaing baik ke tubuh saya sendiri maupun ke tubuh anak saya Rifqi. Khususnya ketika anak saya sakit.

Seperti saat saya melahirkan dulu, Rifqi lahir genetik autoimun ITP sama seperti saya. Sehingga Rifqi dari lahir sudah masuk NICU dengan trombsit sangat rendah. Alhamdulillah Rifqi tidak ada alami perdarahan sedikit pun. Berbeda dengan kondisi anak lain yang alami ITP selalu dibaremgi dengan perdarahan.

Rifqi lahir dengan berat 2,5 kg, trombosit rendah dan lahir usia 8 bulan lebih. Prematur tapi alhamdulillah sempurna. Akibat tekanan darah saya sangat tinggi. Pas operasi sempat tekanan darah saya 180. Jadi operasi melahirka  dioercepat karena dokter takut terjadi kontraksi yang mengkhawatirkan kondisi emak dan anaknya.

Ketika rawat inap di NICU, saya sering mendoakan Rifqi, membacakan ayat suci al quran, menyusuinya walaupun susu saya sangat sedikit hanya 10-20ml dan melakukan self healing.


Berikut adalah self healing yang saya lakukan kepada Rifqi :

1. Saya membacakan ayat-ayat kesembuhan yaitu :
- Surat Al Fatihah
- Robbii Anni massaniyadhdhurru wa anta arhamur roohimiin.

"... (Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang diantara semua yang penyayang". (QS. Al-Anbiya [21] : 83)

- Allaahumma rabbannaasi, adz-hibil ba’sa, isyfi antasysyaafii, laa syifaa-a illaa syifaa-uka, syifaa-an laa yughaadiru saqamaa.

"Ya Allah, Tuhan pemelihara manusia, hilangkan bahaya (kejahatan dan penyakit), sembuhkanlah karena hanya Engkaulah yang bisa menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-MU. Kesembuhan yang tidak meninggalkan satu penyakit pun" (Muttafaqun'alaih)

"Ya Allah, sembuhkanlah anakku ini. Kuatkan dia. Sehatkan dia. Dan jagalah dia selalu bersamaMu. Bimbinglah dia menjadi anak yang shaleh." Aamiin.

2. Kemudian saya membayangkan wajah anak saya yang imut, ganteng, suci bersih dengan infus yang tertancap di tangannya. Saya alirkan energi positif cinta dan kasih sayang ke semua tubuh saya.

3. Setelah itu, saya tarik nafas sedalam-dalamnya dari hidung, tahan (selama 4-10 detik), lalu saya hembuskan perlahan2 dari mulut: hah..hah..hah..hah.

4. Lalu saya katakan di dalam hati saya,
"Ya Allah, saya bersyukur memiliki suami, ibu, ayah, anak, kakak, teman, keluarga yang saya cintai."
Kemudian Saya bayangkan, saya sedang memeluk salah satu dari mereka yaitu anak saya. Saya peluk erat anak saya dan saya alirkan energi cinta dan kasih sayang dari ujung kepala saya sampai kaki saya. (Bayangkan aja rasa cinta itu adalah sebuah energi. Dan bayangkan juga seolah-olahkan rasa itu kita bagikan ke tubuh kita).

5. Saya tarik nafas sedalam-dalamnya lagi dari hidung, tahan (selama 4-10 detik), lalu saya hembuskan perlahan2 dari mulut: hah..hah..hah..hah.

6. Kemudian saya membayangkan sedang memeluk anak saya dengan penuh cinta. Lalu saya alirkan energi cinta dan kasih sayang tersebut ke tubuh anak saya mulai kepala sampai kaki.

7. Kemudian saya berkata, "Ya, Allah aku ikhlas akan sakit di tubuh yang anakku derita ini. Aku ikhlas, aku serahkan semuanya padaMu, Ya Allah. Sel-sel dan saraf yang ada di tubuh anakku, maafkan aku karena telah membuatmu sakit. Maafkan anakku juga jika telah membuatmu sakit. Aku ikhlas."

8. Lalu saya kembali lagi berdoa, "Ya Allah sembuhkanlah anakku ini. Kuatkan dia ya Allah. Jadikan obat yang masuk ke dalam tubuhnya menjadi penyembuh bagi anakku. Sehatkan dia ya Allah. Baguskanlah tumbuh kembang tubuhnya.
Aamiin."

Begitulah self healing yang sering saya lakukan. Apalagi jika anak saya sedang sakit. Apapun sakitnya, saya sering melakukan self healing tersebut.

Di akhir self healing, saya suka melakukan
dzikir, dan membaca surat alfatihah, al-ikhlas 3x, alfalaq 3x, an-nas 3x.
***
Lalu saya membaca sebanyak-banyaknya;
Qud biyadhi adrikni
Ya sayyidi ya rasulullah
(datanglah & jenguk kami, wahai tuan kami wahai rasulullah).

****

Lalu apakah hubungan self helaing dengan tumbuh kembang anak? Tentu ada ya ayah emak. Ketika kita melakukan self healing, otomatis kita sudah memberikan energi positif kepada tubuh kita dan tubuh anak kita. Selain itu juga menambah kedekatan kita kepada Allah swt. Karena segala sesuatu dari Allah dan kembali pada Allah.

Bila kita alirkan energi positif maka yang terjadi juga akan positif. Banyak kebaikan  yang akan terjadi pada kita maupun anak kita.

Rahasia 7 : Penting atau Tidak Vitamin dan Suplemen di Tubuh Anak.



Saya pernah nanya kepada dokter saat Rifqi sakit dan makannya hanya 2 suap saja. Dokter bilang belum perlu.

Pertumbuhan gigi Rifqi juga lambat dibanding anak lainnya. Di saat semua anak sudah full giginya tumbuh, Rifqi baru enam gigi yang tumbuh. Saya kembali tanya ke dokter, apakah perlu vitamin atau suplemen buat Rifqi agar pertumbuhan gigi Rifqi baik? Jawab dokter, belum perlu.

Dari pengalaman seperti itu saya menyimpulkan suplemen vitamin jd5belum perlu diberikan kepada anak kita selama nutrisi makanan anak kita dijaga.

InsyaAllah tumbuh kembang anak kita sehat. Anak gemuk sehat.

Fakta menunjukkan mayoritas pakar nutrisi berpendapat sebagian besar anak tidak membutuhkan suplemen vitamin. Sekalipun anak tersebut susah makan sayur.

Tumbuh kembangnya juga baik tanpa suplemen vitamin.

Rahasia 8 : Tidak Boleh Memaksa anak Makan Banyak. Atur Pola Makan Anak.

Bila anak kita susah makannya, langkah terbaik agar anak kita tumbuh kembangnya baik dan gemuk sehat, adalah mengatur pola makan si anak.

Kita sebagai orang tua tidak boleh memaksa anak makan banyak. Karena dalam memberikan makan anak bukan dilihat dari banyaknya jumlah nasi yang masuk ke dalam perut anak. Tapi dilihat dari nutrisi yang ada di dalam nasi anak.

Dalam pemberian makan anak harus diperhatikan kelengkapannya ada beras, sayur, protein, dan buah. Contoh sang emak masak sup ayam.

Maka kita bisa mencampur nasinya dengan sayur wortel, brokoli, kentang dengan daging ayamnya.

Bila anak tetap susah makannya, maka atur pola makan anak agar anak gemuk sehat.

Misal, anak kita makan jam 7 pagi makan nasi sebanyak 2 suap, jam 9 pagi kita berikan buah atau jus buah, jam 10 pagi kita berikan kembali lagi nasi 2-3 suap. Begitu seterusnya.

Si anak merasa nyaman dan tenang karena tidak ada paksaan dalam memberi makan si anak. Kenyaman dan ketenangan ini akan membantu metabolisme dari sistem pencernaan tubuh anak kita berkembang dengan baik.

Jika pencernaan baik maka proses penyerapan sari-sari makanan juga baik.

Apabila para emak bingung dengan berapa banyak porsi makanan yang harus diberikan kepada si emak. Maka mulailah dengan sepertiga atau seperempat porsi makan emaknya. Misal untuk anak usia 2 tahun ke atas, 3 sendok makan nasi dicampur sayur, daging, serta ada pemberian buah, maka itu sudah cukup. Pemberia  makanna yang cukup nutrisi dan sering maka itu lebih baik daripada memaksa anak makan.

Sebab kapasitas lambung anak tidak sebanyak lambung orang tuanya. Jadi tidak boleh memaksa anak makan banyak. Agar anak tumbuh kembangnya baik. Anak gemuk sehat.

Rahasia 9 : Puji dan Cium Kening Anak Saat Anak Mau Makan

Ketika anak kita sedang asyik makan, jangan lupa kita sebagai orang tuanya, rajin memberikan pujian dan cium kening anak kita.

Karena bagi seorang anak itu adalah hadiah terindah. Hatinya akan bahagia. Semangat makannya juga bertambah. Yang sebelumnya hanya 2 sampai 3 sendok makan bisa naik menjadi 5 sendok sampai 10 sendok makan. Tips ini sering saya praktikkan ke Rifqi.

Setiap Rifqi makan nasi 1 sendok, saya suka memberikan pujian, "Pandainya anak Mama makan nasi. Ayuk ditambah lagi makannya, Nak". Setelah itu cium keningnya.

Perasaannya jadi senang dan pikirannya bahagia. Nafsu makannya juga bertambah. Alhamdulillah.

Rahasia 10 : Makan Bersama

Anak kita masih juga susah makan. Khususnya bayi yang repotnya kita ajak makan. Ada tips lainnya yang bisa saya bagikan. Caranya yaitu makan bersama.

Saat anak kita makan, maka kita juga ikutan makan. Sehingga si anak semakin semangat melahap makanannya. Karena kita adalah model contoh teladan baginya.

Saya melihat Rifqi semakim semangat makannya ketika emaknya juga ikutan makan. Malah minta tambah dan tambah. Mungkin tips ini bisa jadi masukan buat ayah dan emak di mana pun berada.

Rahasia 11 : Bawa Anak bermain dengan Anak Lainnya.

Anak yang bersosialisasi dengan orang lain dibandingkan dengan anak yang selalu dikekang di dalam rumah saja itu berbeda tumbuh kembangnya. Baik dalam tumbuh kembang tinggi badan, berat tubuh, maupun tumbuh kembang pola pikirannya.

Anak yang rajin bermain  dengan anak lainnya baik saudara ataupun tetangganya, perasaannya akan bahagia. Wawasannya akan luas. Kemampuan motoriknya terasah dengan baik. Begitu juga dengan kemampuan lainnya.

Saya melihat Rifqi umur 1 tahun 5 bulan sudah bisa naik sepeda. Umur 2 tahun sudah lancar dan bisa balap sepeda serta mengatur kecepatan dan kelambatan sepedanya. Bahkan ketika ada jalan sempit atau belokan tajam, bisa dilaluinya.

Rahasia 12 : Berdoa pada Allah

Apabila semua rahasia di atas sudah para ayah dan emak praktikkan dan hasilnya tumbuh kembang anak masih kurang baik, berat tubuh anak tidak naik-naik, maka pilihan terakhir adalah berdoa.

Paling baik berdoa saat salat tahajud atau pada waktu-waktu mustajab dan di tempat yang mustajab.

Memohon pada Allah agar anak kita tumbuh kembangnya baik, sehat, kuat dan menjadi bermanfaat buat umat. Aamiin.

Selain 12 rahasia di atas, ada yang saya lupa untuk tuliskan yaitu tidur anak harus cukup. Karena pada saat anak tidur, disitulan proses perkembangan tubuh berjalan. Posisi tidur anak juga menunjang hal tersebut. Apalagi bayi. Suka sekali tidur telengkup dan kadang-kadang terlentang dengan kaki ditekuk. Tugas kita adalah mengangkatnya dan memperbaiki posisi tidurnya. Agar proses jalannya tumbuh kembang anak baik.

Rifqi saya wajibkan tidur siang hari walaupun hanya 1 jam atau beberapa menit. Yang penting ada tidurnya.

Memang ada juga anak yang ga tidur siang tapi badannya tumbuh kembang baik. Ini untuk pelengkap saja.

Saya pernah bertanya ke beberapa Dokter Spesialis Anak bahwa anak yang tidurnya cukup, proses tumbuh kembang juga akan baik

Semoga catatan ini bermanfaat buat semua teman-teman pembaca ya. Jika ada masukan dan ide, boleh tuliskan di komentar ini ya. Terima kasih teman-teman pembaca. Semoga Allah memberkahi para pembaca.

Salam santun,
~Evi Andriani~
Medan, 3 Mei 2018
Apakah Penyakit Autoimun Bisa Sembuh Total?
author

Apakah Penyakit Autoimun Bisa Sembuh Total?




**Apakah Penyakit Autoimun Bisa Sembuh Total?***

Judul ini saya berikan karena sampai malam ini banyak pasien autoimun baik itp, lupus, arthritis rhematoid, dll bertanya pada saya :

1. Mba Evi apakah penyakit kita ini bisa sembuh total?

Jawab Evi : Penyakit autoimun ini adalah penyakit menahun, tidak bisa sembuh total, namun bisa dikendalikan. Sangat bisa dikendalikan. Sehingga kita bisa terus sehat. Caranya bagaimana:
1) Kenali penyakit kita.
2) Pahami mereka yang datang ke tubuh kita.
3) Ajak berdamai mereka.
Nomor satu sampai tiga adalah proses self healing.
4) Cari dokter yang paham dan bersahabat dengan autoimun.
5) Minum obat teratur.
6) Jalani hidup sehat, pikiran sehat/positif, pola makan sehat
7) Hindari sementara pantangan autoimun saat kita sakit. Apa saja pantangan bagi penyandang/penderita autoimun ada saya tulis di blog saya.

Sudah cukuplah sedihnya.
Sudah cukuplah rasa putus asa itu.
Sudah cukuplah menangisnya.
Saatnya kembali bangkit.
Tenangkan diri.

Berbicaralah pada tubuh kita.
Minta maaflah pada tubuh kita.
Minta maaf juga sama Allah yang memberikan sakit kita.

Allah memberikan musibah, cobaan, sakit, dll, semua itu memiliki kebaikan.
Dia tak akan memberi kita sakit yang tak sanggup kita pikul.
Dia tak akan memberi kita musibah kecuali ada hikmahnya.
Dia tak akan memberi kita semua ujian itu, melainkan agar kita dekat padaNya.

"Sesungguhnya besarnya pahala sebanding dengan besarnya ujian. Dan sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum pasti Dia menguji mereka. Maka siapa yang ridha (terhadapnya) maka baginya keridhaan Allah, dan siapa yang marah (terhadapnya) maka baginya kemurkaan Allah." (HR. Al-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Mungkin selama ini kita lalai atau lupa padaNya.
Dia memberikan kita sakit, bisa jadi untuk menggugurkan dosa kita, insyaAllah.
Dia memberikan kita cobaan agar kita dapat berkah dan pahala yang besar.

Rasulullah bersabda:
“sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula. Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yang ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.” HR. At-Tirmidzi no. 2396, dihasankan oleh Al-Imam Al-Albani  dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi

“Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jadi tidak sulit kan untuk berdamai dengan sakit kita ini.
Banyak orang yang bilang kuncinya sehat paling utama adalah happy /bahagia dan smile/ tersenyum.
Saya sangat setuju.
Namun untuk menuju yang namanya "happy" dan "smile" butuh proses.
Yaitu perdamaian dengan sakit di diri kita.
Jika kita telah mampu berdamai, maka kita akan sabar, ikhlas dan akhirnya bahagia hingga tersenyum.
Tetap semangat ya teman-teman.

2. Apakah mba Evi sudah sembuh total?
Pertanyaan ini sering ditanyakan kepada saya saat mereka konsultasi atau sharing pada saya.

Jawab saya : saat ini saya sudah sembuh sehat. Saya mampu mengendalikan si autoimun di tubuh saya. Sehingga antibodi si Lupus tidak aktif/negatif. Trombosit si ITP mudah normal.

Namun bukan berarti bisa sehat terus.
Saat saya kurang istirahat, beban pikiran tinggi, stres, pola makan tidak baik maka gejala si autoimun muncul. Apakah trombosit turun, tulang sendi pegal-pegal, rambut rontok, perdarahan banyak, sakit kepala vertigo yang sangat hebat, lemas, dll.

Tapi jika kita sudah berdamai dengan penyakit kita, maka itu semua bukan penghalang untuk kita menjadi sehat. Sangat bisa mengendalikannya. Jangan menyerah. Maju terus.

Dunia ini keras kehidupannya, maka kita harus lebih keras lagi usahanya.
Dunia ini fana, maka kita harus latih kesabaran, keikhlasan dan tawakkal diri kita.
Dunia ini penuh cobaan, maka kita harus menerima kedatangannya.

Janganlah kita berburuk sangka dengan Allah, karena Dia selalu ada untuk kita. Dia ada di dekat kita. Semangatlah...

Salam santun,
~Evi A.~
Medan, 31 Juli 2016

#autoimmune #itp #lupus #selfhealing #sakit #penyakit #cobaan
Puasa Bagi Pasien Autoimun (khusysnya ITP dan Lupus)
author

Puasa Bagi Pasien Autoimun (khusysnya ITP dan Lupus)




Berikut adalah pertanyaan Seputar Puasa dari Pasien ITP dan Lupus

Kemarin adal pasien ITP (odapi) dan juga pasien Lupus (odapus) bertanya pada saya, 1. "Mba Evi, bolehkah kita berpuasa?"
Jawab Evi, "Boleh. Jika sanggup melaksanakannya. Tidak membahayakan diri. Tidak membuat tambah parah. Tidak membunuh diri."

2. "Mba Evi, bolehkah kita tidak berpuasa?"
Jawab Evi, "Boleh. Apabila tidak sanggup melakukannya yang disebabkan karena sakit itu membahayakan diri, memberatkan diri, membuat sakit tambah parah, dan penyakit menahun (tahunan) serta apalagi jika penyakitnya kecil kemungkinan sembuhnya.

Contoh :
-Pada orang dengan ITP (odapi) sering mengalami trombositnya rendah bahkan ada yang hb nya rendah. Apabila resiko perdarahan menjadi lebih besar dengan berpuasa, maka boleh untuk tidak berpuasa. Apabila tubuhnya tidak sanggup berpuasa, sehinga buat tambah lemas, pusing, lemah dan penyakit semakin parah maka tidak wajib baginya berpuasa. Apalagi untuk odapi yang sembuhnya bisa tahunan maka tidak wajib puasa. Cukup baginya untuk membayar fidiyah.

- Pada orang dengan lupus (odapus) sering antibodinya aktif dan berlebihan. Bahkan banyak odapus yang autoimumnya menyerang organ vital atau sampai komplikasi. Apabila odapus tersebut tidak sanggup berpuasa, maka tidak diwajibkan untuknya berpuasa. Apalagi penyakit lupus itu bisa tahunan sembuhnya. Kadang di awal sakit di mana antibodinya aktif maka tubuh menjadi sangat lemah, seluruh badan dan sendi sakit, bahkan penyakitnya bisa mengancam dirinya hingga kematian. Jika seperti itu banyak odapus yang tidak sanggup puasa. Untuk mereka tidak diwajibkan puasa. Bisa juga hanya membayar fidiyah saja.

Sebagaimana Allah berfirman,

وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

“Siapa yang sakit atau melakukan safar (kemudian dia tidak berpuasa) maka dia mengganti di hari-hari yang lain. Allah menginginkan kemudahan untuk kalian, dan tidak menghendaki kesulitan…” (QS. Al-Baqarah: 185).

Di ayat lainnya, Allah berfirman:

وَلاَ تَقْتُلُواْ أَنفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيماً

“Janganlah kalian membunuh diri kalian. Sesungguhnya Allah Maha kasih kepada kalian.” (QS. An-Nisa; 29)

Tentang pengalaman puasa saya:
- Waktu trombosit saya rendah 3ribu atau dibawahnya, saya pernah coba untuk puasa selang sehari. Hari ini puasa, besok tidak, lalu puasa lagi. Ternyata saya tidak sanggup. Tubuh semakin lemas. Perdarahan mulai muncul. Akhirnya puasa saya ada tinggal kurang lebih 20-25hari (saya lupa berapa tepat tinggalnya).
- Namun, saat kondisi saya sudah fit, trombosit saya normal, saya mencoba puasa. Alhamdulillah saya bisa puasa full 30 hari. Karena saat itu saya tidak haid. Haidnya pas hari idul fitrinya. MasyaAllah, untuk seumur hidup baru itu saya puasa penuh. Biasanya saya ada haid 3-10hari.


3. "Mba Evi bagaimana cara makan obat kita di bulan Ramadhan ini, apabila kita berpuasa?"
Jawab Evi, "Hal demikian harus dikonsultasikan ke dokternya. Karena hanya dokter yang mengerti riwayat sakit kita dan kondisi tubuh kita. Bisa jadi obat dimakan semua di pagi hari atau diatur pagi dan malam hari.
Misal, seperti saya dulu saat trombosit 3ribu atau dibawahnya, dosis obat steroid medrol saya 3x1 16mg. Saat Ramadhan menjadi pagi 1x2 16mg dan malam 1x1 16mg. Pernah juga saat saya dosis obat saya rendah 2x1 4mg maka saat Ramadhan, dikonsumsi 1x2 4mg artinya pagi hari makan sekaligus 2 tablet yang 4mg."

Semoga bermanfaat ya teman-teman odapi dan odapus.

Selamat menjalani ibadah puasa dan ibadah serta amalan lainnya.

Salam santun,
~Evi A.~
Medan, 5 Juni 2016

#itp #lupus #puasa #lupusawarnees #ramadhan #steroid #trombocitopenia
Kota Bekasi Menghasilkan Penulis Berwirausaha
author

Kota Bekasi Menghasilkan Penulis Berwirausaha



Siapa yang tidak kenal Kota Bekasi? Yah, kalau kita sering lihat di televisi, Kota Bekasi ini adalah kota yang paling sering masuk berita akan kejadian banjirnya. Mungkin karena kota ini memiliki lahan perumahan dan pertokoan yang padat. Bisa jadi juga karena memiliki tempat pembuangan sampah (TPA) yang bermasalah di Bantar Gebang. Belum lagi adanya kesemrautan lalu lintas yang menyebabkan terjadi kemacetan. [1]

Berdasarkan tulisan dari Ditjen Cipta Karya Kementerian Perumahan Umum dan Perumahan Rakyat, www.ciptakarya.pu.go.id, penyebab dari banjir tersebut adalah karena adanya kondisi sistem drainase yang telah rusak dan kurang terpelihara. Genangan itu semakin diperparah dengan adanya hambatan saluran air dari arah selatan ke utara oleh jalan tol, kalimalang, jalan kereta api, maupun selokan/gorong-gorong yang sudah tidak memenuhi lagi.[1]

Namun, jangan salah sangka ya, Kota Bekasi juga memiliki pariwisata yang tidak kalah menariknya. Antara lain [2] :
1. Taman Buaya Indonesia jaya, terletak di Jalan Suka Ragam, Serang, Cikarang, Bekasi.
2. Pantai Muara Beting dan Muara Gembong. Pantai ini dikenal dengan banyak tumbuh hutan bakau di tepi pantainya. Tentunya semakin menambah menawannya pesona pantai tersebut.
3. Pantai Muara Bendera.
4. Danau Situ Gede
5. Rumah Tradisional Saung Ranggon, terletak di desa Cikedokanm Cikarang Barat. Di rumah ini terdapat benda pusaka.

Kalau asal usul Kota Bekasi, pasti sahabat pembaca blog Evi sudah tahukan? Dahulunya Kota Bekasi disebut sebagai Dayeuh Sundasembawa atau Jayagiri yaitu sebagai ibukota Kerajaan Tarumanegara (358-669). Di Kota Bekasi ini telah ditemukan keberadaan Tatar Sunda, diantaranya adalah empat prasasti yang dikenal dengan nama Prasasti Kebantenan.

Namun tahukah kita, kalau di Kota Bekasi tersebut banyak lahir penulis dan penyair? Salah satu di antara sekian banyak penulis dan penyair tersebut adalah sahabat saya. Dia adalah Amanda Ratih Pertiwi. Saya biasa memanggilnya dengan sebutan Manda atau Nda. Awal perkenalan kami adalah melalui media sosial bernama Facebook. Saat itu Manda merupakan teman dari sahabat saya Mba Trulee. Saling berbagi catatan di Facebook, membuat kami semakin akrab. Karena Manda anggota FLP (Forum Lingkar Pena), membuat saya tertarik untuk masuk menjadi anggota FLP.

Keinginan itu pun tersampaikan saat saya telah menyelesaikan kuliah S1 di UI Depok dan kembali ke Medan. Di Medan, saya bergabung dengan FLP cabang Medan. Saya bahagia sekali mengenal Manda yang giat menulis. Jadi saya pun ikutan giat menulis juga. Walaupun dulu, saya menulisnya di Facebook saja. Tapi ya cukup melatih jari saya untuk menulis. Kalau saya perhatikan, minimal Manda menulis rutin setiap satu tahun harus ada satu buku. Manda telah melahirkan 5 buku solo dan 17 antologi serta puluhan artikel di web Asian Brain Anne Ahira sebagai ghost writer. Karyanya bisa di lihat di sini. Pemerintah Kota Bekasi patut berbangga dengan hal ini. Semoga Pemerintah Bekasi bisa memberdayakan dan memanfaatkan penulis dan penyair yang ada di Kota Bekasi.


Karya Buku Amanda Ratih Pratiwi (Sumber : FB Amanda)


Baru sebulan lalu, Manda berhasil menerbitkan sebuah buku solo yang berjudul “Ting Yes! Aku Bisa Berbisnis”, Mengembangkan bakat dan kemampuan entrepreneur untuk anak dan remaja. Buku ini diterbitkan oleh Elexmedia Komputindo. Beli ya buku sahabat saya ini. Bisa untuk pegangan para emak, para bapak, para wanita, para laki-laki dan ntuk mengajarkan anak dan remajanya berbisnis. Terdapat di toko buku terdekat Anda.

Buku Terbaru Amanda, Ting Yes! (Sumber : www.amazon.com)
Sebagai referensi, berikut saya tuliskan sinopsis dari buku terbaru Amanda Ratih Pratiwi :
 
Sinopsi Buku Ting Yes! (Sumber : www.amazon.com)


“Bisa nggak, ya… anak usia belia seperti aku berbisnis? Rasanya mustahil, deh! Berbisnis kan harus punya modal banyak. Bagaimana jika aku gagal di tengah jalan? Siapa yang bisa menolong aku? Tapi kalau melihat kebutuhan, saat-saat usia sekolah ini aku memiliki kebutuhan paling banyak, untuk biaya sekolah, les, dan hari-hari ... duh, pusing! Belum lagi kalau ingin sesuatu, kan nggak mungkin minta orangtua terus?
Nah, dengan bisnis semuanya bisa teratasi dari segi finansial. Nggak selamanya bisnis butuh modal, ada kok bisnis yang nggak butuh modal.

Di buku ini semuanya dijelaskan secara detail, mudah-mudahan kamu bisa ya, ngikutin stepstepnya dengan baik. Yang penting, sabar dan punya niat kuat.
Ayo, segera ambil buku ini dan bawa ke kasir, lalu mulailah bisnismu”

Sudah baca kan tunggu apa lagi, segera beli ya. Buku ini memiliki kelebihan dengan bahasanya yang mudah dipahami semua kalangan, baik anak, remaja maupun orang dewasa. Sehingga bisa memotivasi siapa saja.
Btw, mau tahu ga sih sebenarnya bagaimana proses menulis buku yang satu ini. Menurut saya, di balik scene buku ini tercipta, ada cerita menarik. Yaitu pada saat proses pembuatan bukunya. Buku ini awalnya adalah buku tulisan proyek DAK (Dana Alokasi Khusus) miliknya pemerintah. Dahulu kala, Manda pernah menawarkannya. Namun ternyata di tolak oleh penerbitnya. Manda jadi sedih. Setelah mengendap berbulan-bulan, atas saran dari seorang temannya, Manda dikasih saran untuk mengubah isinya. Ada bagian yang ditambah dan ada bagian yang dibuang.

Beginilah teman-teman nasib seorang penulis. Buku ditolak dan diterima itu hal biasa. Kalau ditolak dan masih bisa diolah itu lebih baik lagi. Sebab penulis yang kreatif, ga akan pernah mati dengan ide-idenya. Ada saja yang bisa dikerjakan. Sampai akhirnya buku ini terbit di penerbit nasional. Itulah hikmahnya akan sebuah kesabaran dan ketekunan.

Saya salut dengan sahabat saya ini. Saya juga pernah bertemu langsung dengan Amanda saat ada perkumpulan anggota FLP Bekasi di Masjid Unisma Bekasi. Senang sekali bersama mereka, FLP Bekasi. Kehangatan yang mereka lakukan buat saya, membuat saya tidak bisa melupakannya. Pertama sekali masuk ke dalam kampus itu, saya menghubungi Mba Vira lewat telepon untuk minta petunjuk. Saat sudah mau sampai masjid, tiba-tiba datang seorang wanita menghampiri saya. Dia adalah Amanda Ratih Pratiwi. Mungkin saking kami sudah kenal cukup lama tapi tak pernah bertemu. Manda langsung memluk saya. Di sana saya bertemu juga dengan anaknya Naqib dan suaminya, Mas Lukman. Di situlah saya bisa bertemu langsung sosok Manda, sosok yang cukup tegas, pintar, dan mudah gaul. Berbicaranya juga enjoy sekali. Mudah-mudahan suatu saat bisa ketemu lagi ya Manda.

Manda selain seorang penulis dan blogger, dia juga seorang mompreneur. Saya juga terinspirasi berjualan karenanya. Walaupun sejak kuliah saya sudah aktif berwirausaha dengan berbagai macam jualan. Seperti saat Manda jualan minuman coklat, saya pun mencoba untuk menjadi reseller minuman coklat. Saat Manda menjual bros-bros dan perhiasan dari Maluku, saya juga mencoba membelinya dalam jumlah banyak agar bisa dijual kembali. Yah begitulah hidup. Kalau mencontoh yang baik, maka akan kecipratan yang baiknya juga. Makasih Nda.

Oh ya, Amanda juga suka travelling lho. Amanda ada gabung menjadi anggota Tripadvisor, dengan level 4 dan sudah meriview 25 lokasi wisata, kuliner dan hotel. Wuih keren juga sahabat saya, si Amanda ini. Sukses ya say.

Buat teman-teman saya yang mau berkenalan dengan Amanda bisa lihat di bawah ini ya :
Twitter : @sejuta_cinta
Intagram : @ndamandae
Facebook : Amanda ratih pratiwi
G+ : Amanda rath pratiwi
Youtube :Amandamujahidah

Referensi :
[1] Profil Kota Bekasi, http://www.ciptakarya.pu.go.id (diunduh 2 Agustus 2016)
[2] Zaenuddin H.M.. 2013. Asal usul Kota-kota di Indonesia Tempo Doeloe. Cetakan I: Oktober 2013. ISBN: 978-602-1139-30-1. hal. 77-83


Kota Batu yang Indah Memiliki Penulis yang Keren
author

Kota Batu yang Indah Memiliki Penulis yang Keren



     Sekarang ini, siapa yang tidak kenal dengan Kota Batu di Indonesia. Bagi penggemar travelling pasti sudah dilaluinya. Bagaimana yang bukan traveler? Nah, untuk yang belum kenal, yuk kenalan dulu.

    Kota Batu dikenal sebagai Kota Apel di Indonesia. Pohon apel tumbuh subur di sana. Hal itu dikarenakan Kota Batu terletak pada ketinggian rata-rata 871 meter di atas permukaan laut meter dengan suhu udara rata-rata mencapai 12-19 derajat Celsius [1]. Kebayangkan bagaimana itu dinginnya. Oleh sebab itu juga Kota Batu disebut kota dingin. Kalau di Sumatera Utara ada Kota Berastagi, di Jawa Barat ada Bogor dan Lembang, maka di Jawa Timur ada Kota Batu. Kalau di Eropa, Kota Batu disejajarkan dengan Kota Swiss sehingga dijuluki sebagai De Kleine Zwitserland yaitu Swiss Kecil di Pulau Jawa [2].

    Panorama Kota Batu begitu indah dan memiliki udara yang sejuk [1]. Saking begitu indahnya, orang-orang Belanda tertarik berkunjung ke sana. Orang-orang Belanda membangun tempat-tempat Peristirahatan (Villa) bahkan bermukim di Batu. Tak heran bila situs dan bangunan-bangunan peninggalan Belanda atau semasa Pemerintahan Hindia Belanda masih ada sampai saat ini. Hal itu dijadikan aset dan daya tarik wisata bagi pemerintah daerah Batu.

   Kota Batu ini berada di jalur yang menghubungkan Malang-Kediri dan Malang-Jombang. Buat teman-teman yang tinggal di Malang, Kediri, dan Jombang, kalau belum pernah ke Batu, rugi banget deh rasanya. Saya saja yang tinggal di Medan, ingin rasanya berkunjung ke sana, tapi apa daya jarak yang jauh dan memiliki bayi yang baru berusia dua bulan lebih, sangat riskan untuk main ke sana.

Di Kota Batu ada banyak tempat-tempat pariwisata seperti Candi Songgoriti peninggalan kerajaan Medang, arca Ganesha peninggalan Kerajaan Singhasari, tempat peristirahatan yang dibangun sejak zaman Belanda, wisata gua terdapat di Cangar dan Tlekung, air terjun Coban Talun, air terjun Coban Rais, dan air terjun Coban Putri.

     Ada tempat pemandian Songgoriti (pemandian air panas), Selecta (pemandian air panas), Cangar (pemandian air panas mengandung belerang). Wuih enak benar ya, bisa mandi-mandi sana. Tak ketinggalan di Kota Batu ada beberapa perkemahan seperti  Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Gunung Panderman, Arboretum Sumber Brantas (mata air Sungai Brantas), dan Kusuma Agrowisata (perkebunan apel, stroberi, jambu, dan jeruk, serta tempat outbound).

    Selain itu ada juga tempat wisata keluarga seperti Batu Secret Zoo (Jawa Timur Park 2), Jawa Timur Park 1, Batu Night Spectacular, Batu Wonderland, Eco Green Park, Kusuma Waterpark, Predator Fun Park. Untuk bidang pendidikan juga ada tempat wisatanya yaitu Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Museum Angkut+, Museum Satwa (Jawa Timur Park 2), The Bagong Adventure Museum Tubuh. Wuih, banyak sekali ya. Rasanya ingin pergi ke sana. Tempatnya sepertinya menarik.

   Nah, di Kota Batu inilah lahir seorang penulis keren pada 29 tahun 6 bulan yang lalu. Dia diberi nama oleh orang tuanya Miyosi Margi Utami. Atau di media sosial lebih dikenal dengan nama penanya yaitu Miyosi Ariefiensyah. Ariefiensyah adalah nama belakang suaminya.

    Kota batu selain terkenal sebagai Kota Wisata, ternyata memiliki seorang warga yang produktif berkarya lewat tulisan. Miyosi telah melahirkan banyak karya.

Buku-buku yang ditulisnya itu pun berbagai jenis, ada buku cerita anak, buku soal UN, buku soal SMPTN, buku-buku ekonomi, buku kamus, buku tematik, dan buku non fiksi lainnya. Selain itu ratusan artikel juga ditulisnya dengan berbagai jenis juga. Mulai artikel islami, akuntansi, ekonomi , dan artikel umum lainnya. Silahkan searching aja ya di google nama Miyosi, nanti muncul.

     Miyosi tinggal di Kecamatan Junrejo. Dekat tempat wisata Predator Fun Park. Miyosi mengatakan pada saya bahwa dari rumahnya ke tempat wisata Predator Fun Park itu tinggal jalan kaki. Wah... asyik banget ya. Rumah saya dengan tempat wisata tidak bisa jalan kaki. Kalau jalan kaki, bisa bengkak nih kaki hehehe.

    Miyosi adalah sahabat saya. Saya mengatakannya sebagai penulis yang keren. Mengapa saya bilang keren? Karena karyanya yang begitu banyak. Buku antologinya ada 15 buah, buku solonya ada 15 buah, buku kolaborasinya baik duo maupun tim ada 15 buah, dan ratusan artikel telah ditulisnya. Kerenkan. Masalah genre dan jenisnya seperti yang sudah saya ceritakan di atas. Kota Batu patut bangga nih punya warga seperti Miyosi.

Karya Miyosi bisa dilihat secara lengkap dan detail di sini

Miyosi Ariefiensyah, (Sumber : facebook Miyosi)
Tampilan Karya Buku Miyosi di Toko Buku (Sumber : facebook Miyosi)

    Yang menarik bagi saya adalah ada beberapa karya bukunya hasil duo antara Miyosi dan suaminya. Salah satunya berjudul Membuat Laporan Keuangan Gampang. Bagi saya itu keren. Sama-sama lulusan Sarjana Ekonomi, dan membuat buku berhubungan dengan ekonomi. Duh, kapan ya, saya dan suami bisa buat buku bareng gitu? hehehe Mupeng bingits.

Gambar : Karya Miyosi dengan suaminya (Sumber : facebook Miyosi)
Gambar : Karya Miyosi dengan suaminya (Sumber : facebook Miyosi)


    Saya pertama sekali mengenal Miyosi di grup whatshap Forum Lingkar Pena (FLP) Sedunia. Dan mengenalnya lebih dekat di grup WA Inspiration Woman, yang beranggotakan sepuluh orang. Miyosi biasanya memanggil saya dengan sebutan “Kak Evi” sedangkan saya memanggil Miyosi dengan sebutan “Mba Miyosi”. Walaupun secara usia lebih tua saya, tapi saya lebih suka panggil wanita dengan sebutan “Mba”, hehehe.

    Miyosi yang saya kenal, orangnya lembut, kalem, disiplin, dan punya prinsip. Kalau lagi sangat sibuk dengan kegiatan menulisnya serta dikejar deadline maka miyosi permisi keluar dari grup. Karena grup baginya seperti keluarga juga. Maunya ngobrol dan lihat chat terus. hehehe.. Miyosi juga pernah cerita kalau ada penerbit yang berikan honor yang tidak sesuai dengan pekerjaannya sebagai editor alias sedikit atau hnor yang tidak pantas maka ditolaknya.

Kegemaran utama Miyosi adalah menulis dan membaca. Menurut saya sih sudah pastilah, karya buku seabrek gitu banyaknya, kalau tidak suka membaca, bagaimana bisa menulis. Makanya kalau mau jadi penulis keren, harus diperbanyak lagi baca bukunya, hehehe (melirik ke diri sendiri).

    Pernah Miyosi mengupload rekaman suaranya ketika menyanyi dan memainkan piano di grup Inpiration Woman. Dari situ, saya baru tahu, kalau Miyosi suka nyanyi dan main piano. Miyosi bercerita kepada saya bahwa dari sejak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Miyosi aktif menyanyi. Bahkan pernah beberapa kali menjuarai lomba menyanyi. Namun, orang tuanya kurang setuju jika Miyosi terlalu sering menyanyi, lebih suka mengaji. Bagi saya suara Miyosi itu merdu banget. Seperti peserta X-Factor. Bisa jadi kalau ikut jadi kontestan, masuk tuh Miyosi hehehe, ditambah kepandainya memainkan alat music seperti piano. Ternyata bakat itu sudah ada dari bapak kandungnya. Bapak kandung Miyosi senang bermain gitar dan piano. Menurut Miyosi, seni itu bisa melembutkan hati sedangkan alquran mententramkan jiwa.

    Kegemarannya yang terakhir adalah main sepeda. Dari sejak kecil Miyosi itu hobi bersepeda. Sampai kulitnya yang kuning langsat atau putih berubah jadi kusam. Menurutnya sepedaan itu menyenangkan. Ga peduli kulit kusam atau terang, yang terpenting dengan bersepeda badan sehat dan jiwa bahagia.

     Menarik yah hobi dari penulis yang keren ini. Saya pun bangga menjadi salah satu sahabatnya, temannya dari FLP. Walaupun belum pernah jumpa, tapi hati ini begitu dekat. Kalau tidak ada Miyosi di grup WA inspiration women, maka sepi sekali. Karena Miyosi suka posting dan beri info yang bermanfaat di grup whatshap. Saya menikmatinya sebagai pembaca terhadap tulisan yang Miyosi kirim ke grup.

    Miyosi saat ini tidak tinggal di Kota Batu. Melainkan sekarang ini tinggal di Balikpapan ikut merantau bersama suaminya. Sebelum ke Balikpapan, Miyosi juga pernah merantau ke Bekasi dan Lampung. Panjang benar ya perantauannya. Saya saja baru merantau dari Medan ke Jakarta dan Depok. Pernah ngontrak rumah dengan suami di Jakarta. Dan sekarang saya tinggal di Depok. Salut ah lihat Miyosi. Sukses terus ya say...



Yang mau berkenalan dengan Miyosi bisa menghubungi

FB : Miyosi Ariefiansyah
Twitter : @miyosimiyo
Situs website : www.rumahmiyosi.com
 


Salam santun,
Evi Andriani
Medan, 23 Juni 2016

Referensi :
[1] Pemerintah Kota Batu, http://website.batukota.go.id/statis/read/14/geografis-kota-batu, di akses 23 Juni 2016
[2] Zaenuddin H.M., Asal usul Kota-kota di Indonesia Tempo Doeloe. Cetakan I: Oktober 2013. ISBN 978-602-1139-30-1. hal. 63-68
Anakku, Penyandang Autoimun Genetik Yang Tangguh
author

Anakku, Penyandang Autoimun Genetik Yang Tangguh

 Dedek bayi lahir tanggal 4 April 2016 jam 14.50, dengan panjang 48cm, berat 2525gram. Ketika lahir, dedek bayi langsung diobservasi lewat darah tali pusat.
Apakah dedek bayi genetik seperti ibunya atau tidak?

Ternyata dedek bayi genetik seperti ibunya trombosit rendah.
Hari pertama trombosit 120ribu, hari ketiga 97ribu, hari ke empat trombosit 33ribu.
Hari ke empat, saya boleh pulang ke rumah, sementara dedek bayi masih di NICU.

Dari hari pertama lahir sampai hari ke empat, saya belum diperbolehkan beri asi oleh dokter anak. Beliau nunggu konfirmasi professor hematologi anak.
Padahal hematologi saya, Dr Gino Tann, memperbolehkan beri asi, tidak ada masalah dengan obat yang saya konsumsi masuk ke bayi.
Saya tunggu terus professor hematologi anak hingga sore hari di NICU, alhamdulillah beliau beribizin saya memberi asi.

Setiap hari saya datang menjenguk dedek bayi di NICU RS Columbia Asia untuk melihat perkembangannya dan memberi asi.

Alhamdulillah dedek bayi kuat minumnya baik asi maupun susu formulanya. Karena baru melahirkan, asi belum banyak.
Kadang saya pompa di rumah dapat 20ml-50ml.
Selebihnya saya susuin langsung ke dedek bayi jika pas dia bangun dan menangis laper.

Walaupun masuk beberapa macam obat lewat injeksi, dedek bayi tetap semangat.
MasyaAllah, anakku sayang, engkau laki-laki yang tangguh.
Kadang terpikir juga masalah biaya yang semakin melonjak tinggi, tapi saya selalu pasrahkan ke Allah, insyaAllah akan ada rezeki yang berlebih.
Kadang terpikir juga tentang perkembangan kesehatan, tapi saya selalu pasrahkan ke Allah, insyaAllah anak saya akan sehat.
Selama optimis berusaha, berdoa, dan tak boleh menyerah.

Rasa sakit yang luar biasa dirasakan habis operasi menjadi tak terasa.
Waktu istirahat pun sangat berkurang.
Lelah, letih, capek, yang luar biasa pun begitu saja mengalir.
Jangan heran kalau melihat wajah saya agak berubah dari yang biasanya hehehehe.
Wajah emak-emak kurang tidur, agak pucat, tapi tetap semangat.

Biasanya orang habis operasi istirahat, saya malah bolak-balik dari kamar tidur RS ke kamar NICU bayi.
Begitu juga ketika saya sudah pulang ke rumah, saya masih terus bolak balik ke RS dari siang sampai malam untuk melihat dedek bayi.
Oh ya Allah, betapa nikmatnya ujian dan cobaan dariMu ini,
Aku ikhlas....

Saat berada di ruang NICU, terjadilah sebuah percakapan sesama emak yang anaknya di rawat juga. Evi menghampiri Emak tersebut.

Evi : Belum pulang, Kak?

Emak A : Belum, Kak.

Evi : Wah masih sanggup di sini terus menunggu ya kak, luar biasa. Saya dengar dari suster, anak kakak bermasalah di pencernaan ya. Kakak melahirkan di RS Columbia Asia?

Emak A : Ga Kak. Saya melahirkan di RS Rosiva. Sejak saya dan bayi pulang dan baru satu hari di rumah tiba-tiba dia sakit. Ga ada respon. Ga bisa makan. Kita bawa ke RS Columbia Asia untuk dirawat dan ditangani.

Emak A : anak kakak di rawat karena apa?

Evi : oh, anak saya dirawat karena trombosit rendah dari lahir. Dia genetik dari saya.

Emak A : Sakit apa itu Kak?

Evi A : Itu penyakit autoimun namanya ITP. Immune Trombocitopenia Purpura. Di mana antibodi/imun di dalam tubuhnya menyerang dirinya sendiri. Pada penderita ITP, antibodi menekan trombosit menjadi rendah / menghancurkan trombositnya sendiri.

Emak A : Sejak kapan kakak menderita itu? Apakah kakak masih minum obat juga? Lalu pas hamil trombosit kakak rendah juga?

Evi : Saya punya riwayat tersebut dari tahun 2009. Saya tipikal penderita itp yang riwayatnya dulu mudah perdarahan. Ya, sampai sekarang masih minum obat, sudah biasa saja. Efek samping tidak kelihatan selama dosis benar, obat tepat sasaran dan pola makan sehat, pola pikir sehat serta pola hidup sehat.
Trombosit saya normal, kadang berkisar 151.000-256.000ul

Emak A : Apakah setiap penderita ITP itu genetik? Keluarga kakak ada menderita itp juga? Itu penyebabnya apa ya kak?

Evi : Genetik autoimun itp itu sangat langka yaitu 1 : 2.000.000jiwa. Keluarga saya tidak ada yang menderita itp. Saya bukan genetik dari keluarga. Saya murni penyebabnya dari faktor lingkungan.
Dulu semasa kuliah di UI Depok, saya suka beli makan di warung, ngerjain tugas kampus sampai jam 3 pagi, dan dicampur dengan adanya masalah pribadi. Jadinya kena. Dulu saya sampai alami perdarahan bab, mimisan, gusi berdarah, haid sangat oanjang, bintik-bintik merah seluruh tubuh hingga leban-lebam. Tapi selama perawatan yang benar, ya saya sehat selalu. Trombosit mudah normal, walapun saya masih konsumsi obat dosis rendah. Remisi pun saya minum obat sebulan satu butir. Yang pasti tidak stop obat total. Pernah nyoba stop obat total, akhirnya pas tubuh dan pikiran kurang sehat jadinya drop parah.

Emak A : oh begitu ya Kak.

Selanjutnya karena lelah bercerita dan berdiri, sementara Emak A tersebut duduk di depan anaknya, saya tutup pembicaraan dan kembali melihat anak saya. Di mana pun kita bisa sosialisasi autoimun.

Evi : Iya Kak. Semoga anak kita yang di NICU ini cepat segera sehat ya kak. Aamiin.

Setelah itu saya kembali. Saya merenung, Allah tidak akan mungkin memberikan cobaan di luar batas kemampuan hambaNya.
Ketika saya melihat anak Emak lain sakit, ternyata ada yang lebih parah sakitnya dibanding anak saya di NICU tersebut dan masuk ruang isolasi khusus.
Saya menjadi pribadi ibu yang lebih bersyukur dan ikhlas.

Alhamdulillah, keadaan dedek bayi ada perkembangan yang baik. Trombositnya naik jadi 87.000ul dan berat tubuhnya naik jadi 2,8kg.

Medan, 11 April 2016
~Evi A.~

‪#‎itp‬ ‪#‎lupus‬ ‪#‎hamil‬ ‪#‎melahirkan‬ ‪#‎autoimmune‬ ‪#‎trombocitopenia‬ ‪#‎platelet‬
Anaknya Evi bernama Rifqi (Sumber : doc. Pribadi)

Komentar teman-teman facebook :

232You, Riva Sakina, Riska Riri and 229 others
90 Comments
6 shares
Comments
Tiflatul Husna Ghazali
Tiflatul Husna Ghazali Ya Allah... Semoga kak Evi dan keluarga dikuatkan. Aamiin... Lekas membaik kak.
Like · Reply · 11 April at 10:21
Sherait Lilia
Sherait Lilia Tetap semangat ka Evi Andriani 😊
Semoga dedek tetap kuat dan segera membaik 😇🙏
Like · Reply · 11 April at 10:25
Tri Wahyuni Zuhri
Tri Wahyuni Zuhri Semoga mba evi dan keluarga selalu di berikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah. Salam sayang dan peluk untuk adek bayi ya mba. Doaku selalu untuk adek bayi
Like · Reply · 11 April at 10:26
Lusia Kris
Lusia Kris mbak evi ijin share utk teman2 PARAHITA ya..
Like · Reply · 11 April at 10:29
Sari Muzdalifah Soemani
Sari Muzdalifah Soemani semoga dikuatkan dan diberi kesembuhan oleh Allah,anak saya setelah lahir 16 hari di NICU,penuh tetes air mata,pasrahkan ke Allah...yakin Allah beri kesembuhan,coba terapkan teraphy SEFT selain medis,inshaAllah lebih dimudahkan kesembuhannya oleh Allah.amin
Like · Reply · 11 April at 10:29
Shinta Marito Siregar
Shinta Marito Siregar adikqu Evi Andriani yang hebat *peluuk*
Like · Reply · 11 April at 10:30
Oase Kehidupan
Oase Kehidupan Tetap bersabar ya adekqu, beratnya ujian akan sebanding dengan karunia Allah yg bakal adek terima di hari hari kedepan in shaa Allah...
Like · Reply · 11 April at 10:32
Hetty Purbasari
Hetty Purbasari Ukhti Evi Andriani selamat Allah telah berikan amanah yang luar bisa..semoga Allah selalu berikan kemudahan dan kekuatan u evi...salam peluk buat dede bayinya...
Like · Reply · 11 April at 10:38
Roza Rianita Nursetia
Roza Rianita Nursetia Tetap semangat mba Evi. Semoga selalu diberikan kesehatan yaa
Like · Reply · 11 April at 10:39
Etyastari Soeharto
Etyastari Soeharto semoga Allah cukupkan dengan kekuatan lahir-batin buat mbak Evi dan si kecil. Semangat, mbak... semoga Allah memudahkan setiap perjuangan mbak Evi dan keluarga. salam dan doa dari saya..
Like · Reply · 11 April at 10:41
Farida Uswatun Hasanah
Farida Uswatun Hasanah Tetap semangat ya mb Evi...dulu pas ngelahirin anak yg ke 2 jg pernah ngalamin hal serupa.Saya di ruang perawatan,bayi di KBRT ( kamar bayi resiko tinggi) karena trombositnya juga turun terus. saya juga bolak balik nengok pas jam menyusui aj diperbolehkannya.Alhamdulillah berjalan waktu trombosit naik, sekarang udah 9 th, tumbuh aktif.
Like · Reply · 11 April at 10:42
Ida Riyani
Ida Riyani Semoga mba evi dan keluarga selalu di berikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah. Salam sayang dan peluk untuk adek bayi ya mba. Doaku selalu untuk adek bayi & mba evi....tetep semangat mba....peluuukkk
Like · Reply · 11 April at 10:42
Desirut Lumambok Hasibuan
Desirut Lumambok Hasibuan · 13 mutual friends
Tetap kuat Mbak.. Smg dimudahkan sgl sesuatunya. Peluk cium buat sidedek. # haru, tak semua org dpt kuat sptmu
Like · Reply · 11 April at 10:43
Mas Parno Sejati
Mas Parno Sejati Yang sabar ya Evi Andriani, semoga anaknya cepat diberi kesembuhan dan kesehatan...
Like · Reply · 11 April at 10:44
Ning Wahyu
Ning Wahyu · Friends with Iam Odapus and 5 others
Aamiin...
Like · Reply · 11 April at 10:53
Cipta Abi Rayyan Fikri
Cipta Abi Rayyan Fikri Semangat dek...

Allah tidak akan memberikan cobaan, kalau hambaNya ga kuat.....See more
Like · Reply · 11 April at 10:56
Sri Inum Rahayu
Sri Inum Rahayu Peluk erat dari Bandung, cerita mba Evi Andriani, membuat saya menjadi ringan, ringan menghadapi segalanya, ternyata benar berbagi cerita itu bukan berbagi beban, tapi meringankan beban yang berbagi dan juga yang menerima, terima kasih sudah berbagi, dan doa doa kebaikan selalu untuk Evi Andriani dan dedek bayi, terus berjuang sayang.
Like · Reply · 11 April at 10:59
Ade Bungsu
Ade Bungsu EVI keep Fighting....keep spirit...Allah sayang evi diberikan cobaan yang pasti evi mampu untuk lalui...Semoga dedek bayi segera bisa pulang kerumah evi dan evi dan dedek bayi diberikan kesehatan yang luar biasa dari ALLAH...amin
Like · Reply · 11 April at 11:03
Siti Zahara Wati
Siti Zahara Wati Semoga evi dan dede bayi segera sehat, amin...
Like · Reply · 11 April at 11:11
Wirda Sari
Wirda Sari Semangat terus ya buat evi... 💪💪🙏🙏 Allah akan mudahkan. Aamiin
Like · Reply · 11 April at 11:17 · Edited
Dinna F Norris
Dinna F Norris mba Evi odapus kah?
Like · Reply · 11 April at 11:15
Ismah Khairani
Ismah Khairani Sehat2 ya vi, evi dan bayinya 😊
Like · Reply · 1 · 11 April at 11:15
-Yanti Putri Ragil-
-Yanti Putri Ragil- Alhamdulillah Evi Andriani, trombosit dedek bayi semakin naik, beratnya juga naik ampe 3 kg, padahal baru 8 hari. Semoga dedek bayi cepat sehat dan evi cepat pulih pasca operasi. Amiiin.
Like · Reply · 2 · 11 April at 11:20
Lenny Marlina
Lenny Marlina semangat trus ya bunda Evi Andriani
Like · Reply · 11 April at 11:22
Lidya Syartika
Lidya Syartika semangat yah vi,, insya allah pst ada hikmah dibalik semuanya semoga evi n dedek bayi terus diberikan kesehatan yah vi amin yarab
Like · Reply · 11 April at 11:41
Emma Latersia Sembiring
Emma Latersia Sembiring Sabar mbak evi. Anak saya dulu 2 minggu lewat baru beradaptasi trombositnya sama badan.
Like · Reply · 11 April at 11:42
Lena Dwiyanthi
Lena Dwiyanthi Selamat utk kelahiran bayinya y evi...dan semangatt trs semoga evi dan de2k bayi cepat pulih..kamu ibu yg,luarr biasa.. :)
Like · Reply · 11 April at 11:49
Dinna
Dinna Selamat kak Evi Andriani semoga mjd anak yg soleh ...selamat dunia akhirat..Aamiin
Like · Reply · 11 April at 11:50
Pipin Andriyani
Pipin Andriyani Smangat viii....
Like · Reply · 11 April at 11:59
Taufik Baguandaz
Taufik Baguandaz semga slalu diberi kesehatan slalu ya kakak..suami dan dede bayi ny.. semangat kak
Like · Reply · 11 April at 11:59
Dwi Hartini
Dwi Hartini semangat y mbak evi smg kita yg sma" penyandang lupus ttp sehat selalu.
Like · Reply · 11 April at 12:04
Trijadi Ranaya Handayani
Trijadi Ranaya Handayani Kak evi.. peluk cium buat si kecil. Insya Allah pasti kuat kyk kakak juga. ibunya jg kuat utk mensupport si kecil. Aamiin
Like · Reply · 11 April at 12:05
Marwiah Siregar
Marwiah Siregar Evi.. semangat ya dek..
salut sama perjuangan evi :)
Like · Reply · 11 April at 12:13
Onie Daulat
Onie Daulat Semoga Allah sehatkan, kuatkan selalu Bunda Evi dan dedek bayi :) #HariLahir debay sama dengan hari pernikahanku yang ke-7 | Dan sampai detik ini pula kami masih menanti Allah amanahi seorang anak. Apapun nikmat dan coba yang menerpa kita, semoga kita termasuk orang yang sabar dan bersyukur ya, Kak :) #salamsilaturahim dari Riau.
Like · Reply · 1 · 11 April at 12:15
Andriya Aan
Andriya Aan Semoga segera sehat,pulang kerumah aamiin
Like · Reply · 11 April at 12:22
Sri Mulyani
Sri Mulyani Sehat, kuat dan tetap semangat dek 😊
Like · Reply · 11 April at 12:36
Julia Mardhiya Lppim
Julia Mardhiya Lppim · 19 mutual friends
semoga segera sehat dan dapat kembali kerumah
Like · Reply · 11 April at 12:38
Sandra SuSanti
Sandra SuSanti tetap semangat ya buk evi....moga dedeknya makin sehat....
Like · Reply · 11 April at 13:04
Ida Fauziah
Ida Fauziah Semoga Dedek bayi dan bundanya senantiasa diberi kesehatan yang baik ... Aamiin
Like · Reply · 11 April at 13:12
Ika Puji Astuti
Ika Puji Astuti Ttp smgt ya evi syg
Like · Reply · 11 April at 13:17
Xiao Cing Cing
Xiao Cing Cing Moga dedek bayi sehat selalu
Like · Reply · 11 April at 13:23
Nina Soeparno
Nina Soeparno Selamat ya Evi atas kelahiran si kecil yang pasti ganteng. Semoga si ganteng ini juga selalu kuat dan tabah. Amin..
Like · Reply · 11 April at 13:23
Sapta Kusdarminingsih
Sapta Kusdarminingsih · 18 mutual friends
Tetep semangaaaatt jeng...
Sy pernah mengalami... Bahkan anakku dulu diare selama 9 bln ta henti... Baru masuk bulan ke 10 diare mulai berkurang jadi 9 Xan, alhamdulillah gantengku sdh dewasa...pintar dan mandiri.
Like · Reply · 11 April at 13:27
Wahyuni Daluta
Wahyuni Daluta Semangat mb evi...semoga kuat trus ingat 5th lalu ketika bayi kecilku kena neoroblastuma kangker sel saraf.cuma sabar dan pasrah modalku waktu itu.sabar ya say aku ngrerti banget apa yg kamu rasakan
Like · Reply · 11 April at 13:58
Angellyn Pandjaitan
Angellyn Pandjaitan Kak evi ,, semangat ya kak.. semoga adek lekas sembuh ya kak , kaka jaga kesehatan ya kak jgn samppe drop
Like · Reply · 11 April at 14:02
Indari Mastuti Full
Indari Mastuti Full Doaku menyertaimu sayangku, Evi
Like · Reply · 11 April at 14:27
Rustiyanti Saleh
Rustiyanti Saleh Setiap makhluk hidup diberikan masalah, dengan masalah yg berbeda...kapasitas mbak evi lebih besar dari masalahnya sendiri..sehingga ia menjadi seorang yg tangguh, tegar. Dan krn selalu tawaqal atas ketetapan Allah, sehingga keikhlasan selalu hadir di ...See more
Like · Reply · 1 · 11 April at 14:33
Haruskah
Haruskah Mbak boleh saya add di grup komunitas ibu menyusui ya...biar sharing ma ibu2 disana utk penyemangat ibu2 yang lain...#semangatibuhebat
Like · Reply · 11 April at 14:45
Supriani Hasibuan
Supriani Hasibuan Tetap semangat Evi, semoga dedek bayi semakin sehat begitu juga Evi selalu diberikan kesehatan amin
Like · Reply · 11 April at 14:53
Ferry Firdiyanto
Ferry Firdiyanto
Like · Reply · 11 April at 14:58
Ferry Firdiyanto
Ferry Firdiyanto Semangat bu...
Like · Reply · 11 April at 14:58
Yuni Safitri
Yuni Safitri alhamd. ada keluarga baru. apa yg sdh terjadi tinggal kenangan n jadi pelajaran. yg terpenting evi sekeluarga semoga sehat n bahagia sll. amin. (by.yanuar)
Like · Reply · 11 April at 15:33 · Edited
Rizki Muliani Nasution
Rizki Muliani Nasution Semangat kakak... terharu membaca perjuangan Kak Evi yang begitu besar demi si dedek bayi...sehat-sehat yah kak dan bayinya
Like · Reply · 1 · 11 April at 15:37
Lisbet Napitupulu
Lisbet Napitupulu Tetap semangat ya Evi Andriani dan moga babynya cepat sehat
Like · Reply · 11 April at 15:48
Dewi Rieka Dua
Dewi Rieka Dua semoga evi dan dedek sehat terus ya aamiin
Like · Reply · 11 April at 16:11
Fenty Haesbe
Fenty Haesbe Eviiiii....harus semangat yaaa..kk doakan semoga evi sehat terus dan si dedek cepat pulih kesehatannya ..amin ya rabbal alamiin.
Like · Reply · 11 April at 16:14
Lili Sabrina
Lili Sabrina Supermom bwt Evi,, tetap semangat yaah Evi sayaaang.. #bighug
Like · Reply · 11 April at 17:03
Fenti Fenti
Fenti Fenti Tetap semangat ya Evi..
Like · Reply · 11 April at 17:21
Nurapni Apni
Nurapni Apni sabtu lalu waktu ke columbia aku ingat kamu evi..tp ga punya no evi ga jd jengukin..hiks
Like · Reply · 11 April at 17:23
Ariez Nunun
Ariez Nunun · Friends with Meyla Busyro At Taqriibb
Subhanallah...semgat
Like · Reply · 11 April at 18:04
Ummu NajWil
Ummu NajWil Jd inget waktu awal2 evi kul didepok,dhika dateng kesana,kita emg suka jajan warteg yg didepan kos tu ya vi,sama bakso pinggir jln,yg agak jln dikit tu,ternyata itu jd pemicu juga ya,selain mmg tubuh yg kondisi nya drop :(
Like · Reply · 11 April at 18:22
Dian Rusdiana
Dian Rusdiana semoga ibu dan bayi selalu dilimpahkan kesehatan, tetap kuat dan sabar ya mb evi...
Like · Reply · 11 April at 18:48
Raniya Nilla Hardani
Raniya Nilla Hardani semoga cepat sehat ya mbk Evi, kelahiran putranya beda 2 hari dengan kelahiran putraku, putraku lahir tgl 6 april dgn bb 2,6 dan pnjang 48cm
Like · Reply · 11 April at 18:58
Windi Teguh
Windi Teguh Semangay ya evi
Like · Reply · 11 April at 19:11
Agus Salim
Agus Salim Luar biasa bu evi. Syafahullah buat si bayi.
Like · Reply · 11 April at 19:12
Rima Suryani
Rima Suryani Maksudnya ini tentang lupus ya?
Evi.. semoga selalu diberkahi Alloh dalam menikmati hidup yaa
Like · Reply · 11 April at 19:21
Ita Bundanya Atta
Ita Bundanya Atta Semangat bunda evi,,,,
Like · Reply · 11 April at 19:54
Khairiah Lubis
Khairiah Lubis Selamat utk kelahiran dedek bayinya ya evy Evi Andriani
Like · Reply · 11 April at 20:44
Anisa Lutfiyah
Anisa Lutfiyah · 2 mutual friends
Semoga dedek lekas sehat, semaangat utk evi
Like · Reply · 11 April at 20:49
Dewi Mafita Sari
Dewi Mafita Sari Semoga mbak vi n dedek ganteng selalu sehat ya....
Like · Reply · 11 April at 20:53
Rika Tjahyani
Rika Tjahyani Mba evi, semoga mba evi dan baby selalu diberi sehat
Like · Reply · 11 April at 21:04
Melva Dona Rajagukguk
Melva Dona Rajagukguk Tetap smangat ya vi,,,smoga dedek bayinya semakin sehat ya..
Like · Reply · 11 April at 21:06
Paramita Dahlan
Paramita Dahlan kakak selamat ya sdh lahiran dan tetap semangat selalu, semoga dedek cepat pulih
Like · Reply · 11 April at 21:40
ERnawati Lilys
ERnawati Lilys semoga dedek sehat ya
Like · Reply · 12 April at 05:57
Lauria Bundanya Chelsea
Lauria Bundanya Chelsea Mbak evi tetap semangat dan sabar ya...dan smg dedek bayiny segera pulang ke rumah..amiin
Like · Reply · 12 April at 07:44
Ciel Yohanes
Ciel Yohanes semoga dedek bayinya segera kuat lagi agar bisa pulang kerumah ..dan buat bundanya..tetap dijaga kesehatannya ya
Like · Reply · 12 April at 08:25
DM Souvenir Jogja
DM Souvenir Jogja baca cerita evi jd teringat saat melahirkan fahmi, keadaan evi sama dg aku prediksi dokter bla bla tp tryt skrg anak sy tumbuh sehat dan pintar mlh kecerdasannya lbh dr temen2nya yg lahir normal dan dg berat badan normal, dulu fahmi lahir beratnya 2280kg vi, jd semangatlah mama evi...semoga allah memberi kemudahan dan evi bisa kuat melaluinya
Like · Reply · 12 April at 09:38
Tutik
Tutik Alhamdulillah....selamat ya mbk Evi...semoga menjadi anak yg sholeh.amiin..
Like · Reply · 12 April at 09:59
Ika Kurnia
Ika Kurnia · Friends with Tiara Savitri and 14 others
Semoga ibu dan bayinya sehat..
Like · Reply · 12 April at 11:26
Liandi Prassetiyadi Al-Qurazhi
Liandi Prassetiyadi Al-Qurazhi Ika Kurnia, Aamiin
Like · Reply · 12 April at 15:37
Nova Marwita Silalahi
Nova Marwita Silalahi semangat y vi.. n byk istirahat,kurangilah dulu disosmed fokuskan ke anak n kesehatan evi y.. kmi pasti mendoakan evi kok... y dek... g usah dulu selama 1 minggu ini update sosmed y dek... spy evi bisa istirahay,fokus sm debay n kesehatan evi... Tuhan memberkati...
Like · Reply · 12 April at 16:34
Afiani Intan Rejeki Gobel
Afiani Intan Rejeki Gobel Maasyaa Allaah..

Syafahullaah dedek..
Like · Reply · 12 April at 18:29
Chandra Syuhada
Chandra Syuhada Semangat eviii..
Like · Reply · 12 April at 18:57
Ida Yanti Antiday
Ida Yanti Antiday Semangat ya de Evi ..doa Mbk selalu menyertai mu..
Like · Reply · 17 April at 22:45
Nursihati Hati
Nursihati Hati Smg allah selalu memberi rahmat dan kebahagiaan dunia akherat
Like · Reply · 23 April at 07:25
Ummy Lina
Ummy Lina Tetap semangat y vi. Semoga dedek bayi sehat dan bisa kumpul dirumah evi. Diangkat penyakitnya oleh Allah
Like · Reply · 30 April at 08:29
Abrar Gaffari
Abrar Gaffari Yakinlah satu hanya pada Allah, vi. utk menjadikan sehat, bg Allah keciiiiilllll. Insy. anak evi cepat sehat. Aaamminnn.
Like · Reply · 30 April at 21:20
Fadry Secondaru
Fadry Secondaru gimana kondisi anak lu vie?
Like · Reply · 30 April at 23:08
Evi Andriani Alhamdulillah berkat dukungan dan usaha dari dokter, serta doa dari teman-teman Evi semuanya, para sahabat Evi, para guru dan dosen Evi, para ustadz/ah, anak Evi, Rifqy, sudah semakin lebih sehat dan sudah keluar dari NICU. Trombosit sudah normal jadi 185.000. Berat tubuh terakhir ditimbang juga sudah naik menjadi 3,42kg.
Terimakasih buat semua yang sudah mendukung dan mendoakan. Semoga Allah membalas dengan limpahan kesehatan, rezeki, keberkahan, dan rahmatNya. Aamiin.
Like · Reply · 2 · 1 May at 06:58 · Edited
Santy Martalia Musa
Santy Martalia Musa Dede Rifqy sakit apa, Evi? Alhamdulillah semoga selalu mendapat kesehatan dan keberkahan.
Like · Reply · 1 May at 07:18
Evi Andriani
Evi Andriani Sama seperti Evi mba, autoimun ITP, trombositnya rendah sejak lahir sampai 33ribu.
Like · Reply · 1 May at 07:25
Santy Martalia Musa
Santy Martalia Musa MasyaAllah ... MasyaAllah ... Be strong, Vi ♡
Like · Reply · 1 May at 07:34
Tutik
Tutik Semoga dedek bayi cepat sehat.ibunya juga.semangat...
Like · Reply · 1 May at 13:56