Sayap Patah

Jangan coba bertanya arti semua rasa..

Patah lagi sayap-sayap

Terluka lagi Sayap..

Terjatuh lagi helai Sayap..

Seribu duka menoreh malam

Sayap-sayap patah coba mengepak

Hembusan angin meniup 1/2 sayapku

Apa arti hidup dan kehidupan

Mudah diucapkan...

Sulit dijalankan...

Ketika sudut hati tlah membeku..

Retak cermin itu..

Berkeping cermin itu

Berserakan..

Senyum coba di tebarkan..

Wahai langit..

Coba menatap dengan tegak..

Coba berjuta tanya pada-NYA..

Mengapa Ia ciptakan sekeping hati..

Begitu rapuh dan mudah terluka..

Tegar mungkin jika tampak diluar..

Entah mengapa kosong didalamnya..

Menyimpan kegelisahan yang tak nyata..

Menumpuk segudang tanya..

Menghimpun berjuta asa..

Kawan datang silih berganti..

Datang tanpa diduga..

Hilang tanpa kabar..

Begitu pula rasa sayang dan rindu..

Begitu mudahkah hilang..

Ketika sosok yang lain hadir..

Begitu mudahkah senyum yang satu..

Berganti dengan senyum yang lain..

Hilanglah dan pergilah..

Sambil terduduk lemah..

Tapi tak kan ku kais sisa hati..

Biarkan bercampur baur dengan debu

Biarkan menjadi kenangan..

Yang tertimbun ditumpukan rindu.


dari : sahabatku Estu Sindiningrum
@jkt,31 januari 10



Puisi cinta Jalaluddin Rumi


Apabila kilat cinta telah menyambar hati yang ini
Ketahuilah ada cinta dalam hati yang lain
Apabila cinta Allah bertambah besar dalam hatimu
Pastilah Allah menaruh cinta atasmu
Kebijaksanaan Illahi adalah taqdir
Yang membuat kita cinta satu sama lain
Karena taqdir itu, setiap bagian dunia ini
Dipertemukan dengan jodohnya
Dalam pandangan orang bijak :
Langit adalah laki-laki dan bumi adalah wanita
Bumi memupuk apa yang telah dijatuhkan oleh langit
Apabila bumi kekurangan panas,
Maka langit mengirimkannya
Apabila ia kekurangan kesegaran dan embun,
Langit memperbaharuinya
Tanpa bumi bagaimana bunga dan pohon bisa mulai berkembang?
Kalau begitu apa yang akan dihasilkan oleh air dan kehangatan langit
Sebagaimana Allah memberikan keinginan
Kepada laki-laki dan wanita sampai akhir
Sehingga dunia akan terpelihara
Oleh kesatuan mereka