ANALISA RANGKAIAN PENGHITUNG DAN PENGISI BENDA KEDALAM KARDUS

Analisa Rangkaian Keseluruhan

Jika benda melewati sensor maka tegangan keluaran sesaat dari sensor sebesar 5 volt karena fototransistor tidak dikenai cahaya, karena terhalang benda yang melewati sensor. Kemudian tegangan keluaran dari sensor sebesar 5 volt di Schimit Triger, setelah di schimit triger, keluarannya akan berupa atau berbentuk pulsa. Tegangan keluaran yang berbentuk pulsa tersebut diberikan ke pada pin 14 sebagai input clock pada IC 7490, maka pin 12 sebagai A akan berlogic 1 namun sevent segment belum mulai menghitung. Tetapi pada saat benda sudah melewati sensor atau fototransistor sudah tidak terhalang benda lagi (fototransostor dikenai cahaya), maka keluaran dari sensor yang telah dischmit triger akan berlogic 0 atau tegangannya sebesar 0 – 0,8 V. Logic 0 ini akan diberikan ke pin 14 pada IC 7490, maka 7490 yang semulanya berlogic 1 pada input masukannya akan ‘toggle’ atau berubah keadaan menjadi logic 0, sehingga pada saat yang bersamaan sevent sement akan menghitung 1 atau tampilannya akan menunjukkan angka 1. kemudian, data keluaran pada IC 7490 dibandingkan dengan data yang berada pada IC 7485, jika datanya sama, maka relay akan aktif, jika tidak sama, maka IC pencacah akan terus menghitung.

1.Analisa Rangkaian Sensor




Jika suatu benda melewati sensor atau sensor tidak dikenai cahaya, maka sesaat, Tegangan keluran dari transistor sebesar 5 volt atau berlogic 1 dan hasil keluarannya diberikan kepada IC 7490 sebagai input clock. Sebaliknya jika suatu benda tidak melewati sensor atau fototransistor dikenai cahaya, maka sesaat, tegangan keluaran dari transistor sebesar 0 – 0,8 volt atau berlogic 0 dan hasil keluarannya diberikan kepada IC 7490 sebagai input clocknya.

2.Analisa Rangkaian Pencacah

Rangkaian ini diuji dengan memasukkan pulsa ke counter IC 7490 melalui pin 14. sumber pulsa ini berasal dari keluaran dari sensor yang sudah di schimit triger. Schimit triger ini berfungsi untuk merubah tegangan searah menjadi tegangan pulsa. Pin 5 sebagai sumber tegangan (Vcc), pin 6, 7 dan 10 dihubungkan ke ground. Pin 1 dihubungkan ke pin 12.

Sedangkan pin keluaranya yaitu pin 12 sebagai QA, pin 9 sebagai QB, pin 8 sebagai QC, pin 11 sebagai QD. Pin 12, 9, 8, dan 11 dihubungkan ke input dari IC BCD yaitu IC 7447, IC ini berfungsi untuk merubah bilangan biner yang dihasilkan oleh IC 7490 pada pin keluarannya menjadi bilangan decimal. Sedangkan pin 2 dan 3 digunakan untuk mengendalikan output dari IC 7490, untuk menentukan batas penghitungannya, sampai berapa yang kita inginkan. Dibawah ini dapat kita lihat gambar pulsa keluaran yang dihasilkan dari IC
7490.



Gambar . Pulsa Keluaran IC 7490


Tabel Kebenaran Rangkaian Pencacah




3.Analisa rangkaian 7 – Segment

Agar display 7 – segment dapat menampilkan karakter – karekter yang dikehendaki dalamhal ini karakter angka, maka diperlukan sebuah IC decoder yang mengubah data biner 4 bit menjadi tampilan angka 0 sampai 9 sesuai dengan data input yang diberikan. Dalam hal ini sebagai pemberi data adalah IC decoder BCD 7447. Dibawah ini dapat kita lihat tabel kebenaran dari rangkaian 7 – segment.




4.Analisa Rangkaian inverter (Pembalik).

Komponen inverter yang digunakan pada rangkaian penghitung dan pengisi benda kedalam kardus adalah menggunakan IC 7414. komponen ini didalamnya terdapat 6 gerbang ‘or’ atau 6 inverter. Dibawah ini dapat kita lihat tabel kebenaran inverter dari IC 7414.



5.Analisa Rangkaian Komparator.

Pada rangkaian Komparator ini komponen yang digunakan adalah IC 7485, yang berfungsi sebagai Pulsa komparator yaitu pulsa pembanding. Jika data keluaran dari IC 7490 sama dengan data yang berada pada IC 7485, maka keluaran pada pin 6 IC 7485 dan keluaran dari pin 2,3 yang di schimit triger dan keluaran dari sensor counter pengisi benda kedalam kardus dihubungkan ke input dari Gerbang NAND dua masukan. Jika input dari NAND Gate 2 masukan berlogic ‘1’ semua pada input masukannya,maka Relay akan aktif.

(dari : sahabatku Yudi Ananta R.)