bunga

Mengenal Apa itu Nyeri dan Nyeri Kepala



Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Apakabar sahabatku semua? Alhamdulillah masih bertemu kembali di catatan evi berikut ini. Hari ini evi ingin banget berbagi ilmu dengan semua sahabat evi mengenai kesehatan. Ketika evi membaca buku ini terbesik di hati ingin berbagi ilmu juga. Walaupun bahasanya sedikit kedokteran dan farmasi, tapi insyaAllah dapat kita pahami sebagai orang awam mengenai tentang hal ini ^_^. Selamat menikmati hidangan evi berikut ini ya.

Apa itu Nyeri?

Sahabatku yang dirahmati Allah, tentu selama ini kita sering mengalami nyeri bukan? Yuk kita pelajari sebenarnya apakah nyeri itu. Semoga sahabat tidak merasa bosan ya.

Nyeri adalah perasaan/sensasi tidak nyaman yang menandakan adanya kerusakan sel dalam tubuh atau inflamasi (radang). Nyeri timbul karena tubuh kita menerima rangsangan atau stimulus seperti :
1. rangsang mekanik contohnya trauma, terpukul, teriris dan cubitan
2. panas yaitu cahaya matahari, api, listrik
3. kimia yaitu makanan/minuman yang terlalu asam, penyakit.

Oleh karena itu sahabat, nyeri itu sesungguhnya adalah respon tubuh kita disebabkan adanya salah satu rangsang yang mengenai tubuh kita.

Jenis Nyeri
Nyeri terbagi dua yaitu
1. Nyeri perifer : nyeri ringan
2. Nyeri visceral : nyeri kuat karena rusaknya sel/radang di organ dalam tubuh manusia

Bagaimana memblok (mengurangi) Rasa Nyeri?
1. Memblok pembentukan mediator nyeri yaitu dengan pemberian analgetik steroid seperti prednisone, deksametason, maupun nonsteroid seperti aspirin, parasetamol, ibuprofen,dll.

2. Memblok penghantaran nyeri oleh serabut saraf dapat dilakukan melalui anestesi (obat bius).
Contoh : pada cabut gigi, khitan diberikan lidokain semprot/injeksi dan pada bedah sesar diberikan anestesi melalui injeksi intravena (masuk pembuluh vena) melalui sumsum tulang belakang.

3. Pusat nyeri di otak yakni dengan analgetik narkotik
Morfin, pethidin.

Sahabat, pada dasarnya kita juga harus hati-hati dalam memilih obat, apalagi orang awam seperti kita ini.

Setelah membaca buku ini evi baru tau kalau obat golongan salisilat seperti asetosal (aspirin, aspilet, naspro), piroksikam (feldene), asam mefenamat (mefinal, ponstan, asam mefenamat: obatgenerik/OG ), ibuprofen (Proris, Ibuprofen/Obat Generik) harus dihindari oleh penderita yang mempunyai gangguan di lambung dan usus. Karena keasaman yang sangat tinggi akan memicu bahkan akan memperparah gangguan di lambung.

Selain itu obat parasetamol juga tidak selamanya aman bahkan harus dihindari terutama bagi penderita yang telah memiliki gangguan di hati/ hepar/ liver, penderita hepatitis, sirosis hepatic.

NYERI KEPALA
Nyeri kepala merupakan keluhan yang sering terjadi dalam setahun kehidupan manusia. Setidaknya, sekali dalam setahun seseorang akan mengalami nyeri kepala. Namun, jenis dan tingkat nyeri kepala yang dialami seseorang boleh jadi bervariasi bergantung banyak hal. Salah satunya adalah jenis nyeri kepala. Selama ini terjadi ketidakpastian jenis nyeri kepala. Setidaknya terdapat lebih dari empat macam nyeri kepala yang sering diderita.

Penggolongan Nyeri Kepala

1. TENSION
Ditandai dengan nyeri yang hilang timbul, dapat menyerang bagian depan maupun belakang kepala. Tanda yang khas adalah terjadinya kekakuan selain adanya rasa nyeri. Penyebab nyeri jenis ini antara lain posisi badan dan kepala yang tidak tepat, contoh yang paling sering terjadi adalah posisi duduk saat menggunakan komputer. Karena sekarang komputer sudah menjadi kebutuhan utama baik untuk mengetik maupun mencari informasi apa saja, maka posisi penempatan komputer yang tidak pas dengan posisi kepala akan memicu terjadinya nyeri kepala jenis tension ini.

2. MIGRAIN
Nyeri kepala yang terjadi akibat ketidaknormal vaskuler ini biasanya menyerang dimulai dari dalam dan sekitar mata atau pelipis, menyebar ke satu atau dapat juga dua sisi kepala (namun yang paling sering terjadi hanya disalah satu sisi kepala saja). Nyeri diikuti rasa berdenyut, hilangnya nafsu makan, bahkan disertai mual dan muntah. Ketegangan psikologis dan factor genetic diduga menjadi penyebab migrain.

3. CLUSTER
Nyeri jenis ini terutama dialami oleh pria, biasanya menyerang satu sisi kepala, terjadi secara periodic diseling adanya masa ketika ada keadaan terbebas nyeri. Pembengkakan mata, hidung meler, dan mata berair di sisi yang nyeri merupakan gejala khas jenis ini.


4. KELAINAN SINUS
Merupakan nyeri yang bersifat akut dan subakut, terjadi di kepala bagian depan, bersifat tumpul dan berat. Pada pagi hari, dalam keadaan yang dingin dan lembap, nyeri ini muncul kembali. Nyeri ini sebagian besar terjadi di tulang dahi dan tulang pipi.

Nyeri kepala jenis lain masih ada, namun jarang terjadi, contohnya nyeri tumor otak, nyeri karena adanya produksi cairan di otak akibat infeksi toksoplasma, infeksi pada selaput otak/meninges, dan nyeri karena hipertensi.


Terapi Farmakologi

Penggunaan obat dalam nyeri jenis ini utamanya menggunakan obat analgetik/pain killer (telah dibahas pada Bab 7). Pada migrain, beberapa obat direkomendasikan untuk mengurangi nyeri yang terjadi, antara lain dari golongan ergotamine, metamizol, cinnarizine, dan sumatriptan.

Obat Migrain yang Dipasarkan di Indonesia beserta Zat Aktif :
Ergotamin, merek di Indonesia : Ergotamin cafein (OG), Cafergot, Dihydroergot, Ericaf.
Metamizol, merek di Indonesia : Arsinal, Medizol
Cinnarizine, merek di Indonesia : Merron
Sumatriptan, merek di Indonesia : Triptagic, Cetatrex
Naratriptan, merek di Indonesia :

Keterangan : OG = Obat Generik

Maraji (Referensi) : Cerdas Mengenali Penyakit dan Obat karangan Ika Puspitasari.


*********************************************************
Semoga tulisan evi diatas bermanfaat bagi kita semua dan menambah ilmu.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh
~Evi A.~
Medan, 24 Juni 2010