bunga

Allah Selalu Mengawasi Kita


Assalamu'alaikum warahmatullahwabarakatuh.

Alhamdulillah sekarang kita sudah memasuki Ramadhan ke-12. Bagaimana dengan amal ibadah kita sahabat-sahabatku semua? Semoga semakin lebih baik dari hari ke hari dan semoga tidak hanya dibulan Ramdhan aja kita giat beribadah dan beramal tapi di bulan yang lainnyajuga semakin meningkatkan kualitas iman. Amin ya rabbal'alamin. Karena tak bosan-bosannya, hadis Rasulullah ini menjadi motivasi bagi saya untuk semangat menjadi lebih baik :


"Barangsiapa yang hari ini lebih baik dibandingkan yang terdahulu, maka dia termasuk orang yang sukses. Barang siapa yang hari ini sama seperti yang terdahulu, maka dia termasuk orang yang tertipu. Barang siapa yang hari ini lebih buruk dibandingkan yang terdahulu, maka dia termasuk orang-orang yang merugi dihadapan Allah swt"


Semoga sahabatku dimana pun berada juga terus memotivasi diri untuk berbuat yang terbaik terutama untuk bekal pada hari akhirat yang kekal.


Hari ini ingin kuberbagi catatan kepada semua sahabat mengenai Allah selalu mengawasi kita dalam setiap desir nafas kita, setiap waktu kita dan setiap langkah kita. Sungguh merugi kita, apabila waktu yang panjang ini kita sia-siakan. Bisa jadi esok adalah hari terakhir kita hidup di dunia ini.


Fenomena menyedihkan sering terjadi, disaat kesepian melanda, kegagalan tercipta,berbagai keluhan-keluhan terjadi, cobaan dan musibah berdatangan, iman menurunbahkan sampai nafsu berhasil menggoda kita untuk berbuat maksiat. Na'udzubillahi mindzalik.

Astagfirullah.. Astagfirullah..Astagfirullah..


Maksiat adalah karat yang melekat di hati. Jika tidak dibersihkan dengan istighfar dan bertaubat, maka lambat laun hati kita akan tertutup oleh karat tersebut sehingga ia menjadi gelap, buta terhadap hidayah dan berbagai kebaikan.

Rasulullah bersabda :


"Sesungguhnya seorang hamba apabila melakukan kesalahan, maka ada titik hitam di hatinya, jika dia mencabutnya, istighfar, dan bertaubat maka bersihlah hatinya, tapi jika dia mengulanginya, maka bertambahlah titik hitam itu hingga menutupi hatinya, itulah rona yangdisebutkan oleh Allah, "Sekali kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka". (HR. Tirmidziy, No. 3257.beliau mengatakan hadis hasan shahih)."


Jikalau kita melihat hadis diatas, sungguh besar sahabatku pengaruh dari dosa dan maksiat itu, maka tiada lain untuk mencegah hal tersebut terjadi kembali adalah merasakan pengawasan Allah. Muraqabatullah (merasakan pengawasan Alllah) adalahsebuah benteng yang kokoh yang dapat menyadarkan kita bahwa segala sesuatu yangkita lakukan, yang kita ucapkan, baik atau buruknya, disaat sendiri ataupundalam khayalak ramai, Allah selalu mengawasi kita. Dengan demikian, tidak adatempat dan kesempatan bagi kita untuk berbuat dosa apalagi maksiat.


"Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan segala yang mereka lakukan dengan terang-terangan?" (QS. al-baqarah [2] :77)


"Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak dapat bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka." (QS. an-Nisa [4]:108)

Oleh sebab itu sahabatku yang dicintai Allah, jagalah mata, pikiran dan pandangan hati kita, sehingga ruhiyah dan pikiran kita menjadi baik. Akan tetapi, jika tidak kita jaga maka akan banyak membuat luka dan maksiat. Perisai satu-satunya adalah merasakan pengawasan Allah, karena kita akan mengetahui hukuman-Nya sangatlah berat jika kita berbuat salah, siksa dari-Nya tiada tara berat-Nya. Apalagi di hari akhir kelak. Saat ini diri kita sendiri bertanggungjawab atas apa yang kita lakukan, maka mulailah dari sekarang melakukan perbaikan diri sendiri, setelah itu nasehati temanmu agar berbuat yang sama. Setiap gerak gerik kita selalu dicatat oleh malaikat. Tidakkah kita merasa takut sahabatku, catatan itu akan tertulis secara detail didalam kitab yang tidak mungkin tercecer. Malaikat tidak akan berpisah dari kita. Sungguh beruntung apabila lembaran amalan kebaikan memperberat timbangan kita.


"(Yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk de sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri" (QS. Qaf [50] : 17)


Jika kuingat dosa-dosaku yang lalu, tiada hentinya airmata ini mengalir. Betapa malunya seorang insan kepada Allah dengan dosa-dosa yang pernah dilakukannya. Begitu banyak nikmat yang diberikan-Nya tapi dimanakah rasa syukur kita? Allah Maha Mengetahui setiap yang tersembunyi ataupun yang terang-terangan dari setiap perbuatan atau ucapan kita. dan malaikat menjadi saksi. Yang ada hanyalah rasa putus asa,keluhan-keluhan yang tidak berarti. Sungguh hina hambamu ini ya Rabb. Hamba memohon ampunan-Mu ya Ghoffur.
Untuk itulah Ibnu Atta berkata, "Sebaik-baik ketaatan adalah muraqabatullah, merasa diawasi Allah disetiap waktu."

Sahabatkuyang dirahmati Allah, masih ingatkah kita dengan sebuah kisah dizamanRasulullah tentang seorang ibu menyuruh puterinya mencampur susu dengan air?
Berikut akan saya ceritakan kembali agar kita tersadar bahwa jawaban tersebut merupakan cerminan ketulusan dan kepekaan akan pengawasan dari pencipta-Nya.

Ketika sedang meronda rakyatnya, amirul mukminin Umar bin Khaththab mendengar dialogantara seorang ibu dengan puterinya. Sang ibu menyuruh puterinya mencampur susu dengan air (agar takaran menjadi banyak untuk dijual, sementara orang mengira itu susu murni-pen). Sang puteri menjawab, "Amirul mukminin melarangnya!"Ibunya meyakinkan, "Bukankah Umar tidak melihatnya?" Sontak sang puteri menjawabnya, "Kalaupun Umar tidak melihatnya, tetapi sesembahan Umar melihatnya." Umar pun pulang dan menyuruh anaknya untuk meminang puteri tersebut. Dari garis keturunan inilah lahir Umar kedua, pemimpin yang adil dan bertakwa, Umar bin 'Abdul Aziz.

Subhanallah sahabtku, jikalau kita membaca kisah ini, sungguh janji Allah adalah benar jika selalu yakinpada-Nya. Allah selalu bersama kita. Lihatlah sahabatku, nikmat-Nya begitu besar, mendapat wanita dan lekaki yang sholeh/ah, anak yang luar biasa, dan kita tahu sendiri bahwa kekayaan Umar pun berlimpah.

Mungkin nikmat dari-Nya juga banyak kita rasakan apabila kita bersabar, berbuat kebaikan hanya untuk mendapat ridha-Nya. Sungguh dahsyat muraqabatullah.


Sahabatku dimanapun kalian berada, semoga apa yang Evi sampaikan ini bermanfaat bagi kita smeua. Jikalau Evi ada salah dalam tulisan, ucaapan ataupun perbuatan, Evi mohon maaf. Semoga kita terus saling mendo'akan, saling berbagi ilmu dan saling mengingatkan dalam kebaikan dunia dan akhirat. jazakumullah khoir telah membaca dan komentar di setiap catatan Evi. Yang paling terpenting adalah mengamalkan apa yang telah kita baca.


Wassalamu'alaikumwarahmatullah
~Evi A.~
Medan, 22Agustus 2010



"Ilaahi anta maqshuudii wa ridhaaka mathluubi wa a'thinii mahabbataka wa ma'rifatak [Ya Allah, Engkaulah tujuanku dan hanya ridha-Mulah yang aku harapkan dan berilah kepadku cinta-Mu (agar aku bisa mencinta-Mu) dan ma'rifat-Mu (agar aku bisa mengenal-Mu)].

Ya Allah, ya Rabbanaa. Kami mohon perlindungan-Mu dari godaan setan yang terkutuk dan kehadirannya dalam zikir. Jauhkanlah diri kami dari sifat-sifat setaniyah, yang membawa kami kepada keburukan, kejahatan, kenistaan dan kesesatan. Ya Allah hanya Engkau penolong kami. A'uudzubillaahiminasyysyaithaanirrajiim.

Ya Allah ya Rabbana, bukalah mata hati kami dari belenggu hawa nafsu yang sulit sekali kami mengendalikannya, kami tidak sanggup mengendalikannya kecuali pertolongan dari-Mu, Laa haula wala quwwata illa billahil 'aliyyul 'azhim.

Ya Allah ya Rabbana, kami berhimpun karena kami sayang kepada keluarga kami. Ampunilah dosa-dosa keluarga kami. Sucikan, bersihkan dan maafkanlah kesalahan keluarga kami.

Ya Allah, hamba mohon pada-Mu, hidayah-Mu untuk seluruh kaum muslimin-muslimat di dunia ini, terutama mereka yang hatinya masih tertutupd ari hidayah-Mu. Mereka saudara-saudara kami yang masi lebur dari maksiat, ya Allah bukakanlah matahati mereka agar menerima nur hidayah-Mu.

Ya Allah jadikanlah negeri Indonesia yang baldatun thayyibatun warabbunghafuur.

Ya Allah selamatkanlah seluruh saudara kami di Palestina, Afghanistan,Kasmir-India, dan seluruh muslimin-muslimat di dunia ini. Kabulkan do'a hamba,ya Mujiobassaailiin." (Baca surah Al-Fatihah).

Ya Allah, ya Rabbana, tidak lama lagi kami memasuki alam sakaratul maut, yang kami tidak tahu keadaan kami saat itu. Ringankanlah kami dalam menghadapi sakitnya sakaratul maut ini. Ya Allah, kami mohon khusnul khatimah. YaAllah sadarkanlah kami agar kami selalu memburu kebaikan perbaikan, perbaikan kebaikan.

Ya Allah, yang menerima taubat lagi maha pengampun. Ampunilah dosa-dosakami.Amin.. Allahu Akbar. Alhamdulillahirabbil'aalamin