bunga

Kita Bisa Bangkit dari Hidup Terpuruk (Review Drakor Doctor Slump)

Assalamu'alaikum sahabat blogger.

Selamat datang di tulisan saya hari pertama Ramadan ini. Hari ini saya ingin me-review drakor Doctor Slump dari sisi motivasi hidup ya.

Sudah pada tahu kan drama korea yang lagi hits, salah satunya Doctor Slump. Kalau diartikan dalam bahasa Indonesia yaitu dokter yang merosot, doctor yang hidupnya terpuruk atau keadaannya jatuh mundur.

Drama korea (drakor) ini mengisahkan tentang kehidupan dua orang dokter spesialis yang kehidupannya awalnya bahagia, senang, dan mapan tiba-tiba jatuh terpuruk ke dalam jurang yang jauh hingga menjadi depresi.

Mereka adalah Yeo Jung-woo (nama aslinya Park Hyung-sik) dan Nam Ha-neul (nama aslinya Park Shin-hye).

Yeo Jung-woo dan Nam Ha-neul satu sekolah menengah. Keduanya rival atau saingan dalam belajar menjadi yang terbaik atau juara 1 di sekolahnya.

Yeo Jung-woo siswa terbaik di sekolah dan mendapat juara 1 terus di kelas. Namun sejak kepindahan Nam Ha-neul ke sekolahnya dan mereka satu kelas, Yeo Jung-woo harus belajar keras lagi agar mempertahankan prestasinya.

Namun sulit untuk mengalahkan Nam Ha-neul. Karena Nam Ha-neul belajar tanpa henti, baik sedang di kelas sedang makan, sedang berjalan, selalu ada yang dibaca atau hapal. Sampai Nam Ha-neul minum kopi tanpa air untuk hilangkan kantuknya, pernah juga dia makan cabe di kelas agar tetap terjaga dan tidak tertidur. Hidupnya teratur, terorganisasi, dan terjadwal dengan baik.

Nam Ha-neul pindah dari Busan ke Seoul demi menggapai cita-citanya menjadi dokter. Akhirnya Yeo Jung-woo dan Nam Ha-neul menjadi dokter spesialis. Jung-woo jadi dokter spesilias bedah plastik dan Nam Ha-neul dokter spesialis anastesi.

Namun, di luar dugaan senior dokter mencuri disertasi Nam Ha-neul sehingga membuat Nam Ha-neul sedih, kesal, depresi, hingga marah kepada atasannya dan berbuat kasar padanya. Imbas perbuatan Nam Ha-neul dia dikeluarkan atau dipecat dari RS, dan promosi asisten Profesor juga dicabut.

Hal itu membuat Nam Ha-neul menemui dokter spesialis psikiater agar menyembuhkan sakitnya. Awalnya dia malu menyembunyikan sakit depresi dan obatnya. Lama kelamaan dia mulai membuka diri dan mengatakan pada keluarga dan teman dekatnya kalau dia sedang sakit depresi, lagi minum obat.

Begitu pun dengan Yeo Jung-woo. Dia mengalami stress dan depresi karena gagal melakukan operasi plastik pada seorang wanita kaya dan berpengaruh dalam sosialnya. Jung-woo selalu teringat akan ceceran darah di lantai dan dari tubuh pasien. Padahal tiu sebenarnya bukan kesalahannya tapi ada seseorang yang menjebaknya hingga dia jatuh miskin.

Terpaksa Jun-woo menutup kliniknya, menjual kliniknya untuk membayar denda milyaran kepada keluarga korban. Itu pun membuat karirnya hancur. Teman-teman dekatnya semasa sekolah menengah pergi menjauhinya, termasuk kedua orang tuanya yang memarahinya karena takut memengaruhi karir orang tuanya yaitu ketua organisasi jantung di Amerika. Ia harus beberapa kali menjalani persidangan.

Karena tidak punya uang dalam jumlah banyak, akhirnya Jun-woo menyewa atap sebuah rumah sederhana. Ternyata rumah itu adalah rumah rivalnya saat di bangku sekolahya. Semakin lama, mereka semakin kenal dan akrab. Kedekatan keduanya, kesamaan kisah penderitaannya, membuat keduanya menjadi sahabat.

Dari sahabat, mereka pun menjadi sepasang kekasih, dan akhirnya saling memberikan dukungan semangat satu sama lain. Sampai akhirnya, Yeo Jung-woo memenangkan pengadilan dan uang denda yang ia bayarkan dahulu pun dikembalikan kepadanya.

Nam Ha-neul juga berhasil membuat keadaannya berpihak padanya. Kasus disertasinya yang dicuri atasan ketahuan. Nam Ha-neul pun diajak oleh pihak rumah sakit untuk kembali dan mendapatkan promosi menjadi Asisten Profesor, kemudian menjadi Profesor. Cita-citanya pun terkabul.

Kekurangan dari drakor ini adalah kebanyakan minuman keras. Lagi sedih minum-minum, lagi marah minum-minum, lagi ketawa minum-minum, lagi senang minum-minum. Mungkin memang kebiasaan orang Korea begitu ya. Hal ini tidak patut dicontoh bagi generasi muda Indonesia.

Semoga bermanfaat ya teman-teman.

Selamat menonton.

Salam santun,
Evi Andriani
Depok, 12 Maret 2024

Posting Komentar untuk "Kita Bisa Bangkit dari Hidup Terpuruk (Review Drakor Doctor Slump) "