Rahasia Agar Produktivitas Meningkat di 10 Terakhir Ramadan

 


Orang giat beramal untuk meningkatkan produktivitas dirinya di 10 hari terakhir Ramadan. Hal ini karena Nabi Muhammad Saw paling giat beramal dan melakukan ibadah untuk meraih rida Allah. Beliau meningkatkan kualitas ketaatan, beribadah, bertaqarrub, beri’tikaf, dan mengajak semua anggota keluarga untuk beribadah di 10 terakhir Ramadan. Jadi kita sebagai umat Islam wajiblah meneladani Rasulullah dengan mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah di 10 hari terakhir Ramadan. 


Rasulullah bersabda dalam hadis riwayat Muslim:

“Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut. (HR. Muslim)


Sebelum kita lanjut pembahasan kepada amalan di 10 terakhir Ramadan. Ada hal penting yang harus kita lakukan aebelum beramal dan beribadah yaitu mulailah dengan niat yang bersih. 


Rahasia pertama : tips dari Sheikh Tawfique Chowdhury. 


Menurut Sheikh Tawfique Chowdhury ada 14 tips menjelang 10 malam terakhir Ramadhan*


1. Mulailah dengan niat yang bersih dan tulus. Jika sampai hari ini ibadah terasa belum maksimal, bersiaplah untuk memaksimalkannya. Jika kau benar-benar ingin memperbaikinya, masih ada waktu! 


2. Bacalah tafsir surat Al-Qadr, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada malam laylatul qadr. Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya insya Allah.


3. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk mengerahkan segalanya.  Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai laylatul qadr terlewati begitu saja.


4. Jangan ikut-ikutan dengan perayaan-perayaan atau kegiatan-kegiatan yang diada-daan (bid'ah) oleh kelompokkelompok-kelompok tertentu. Ikutilah sunnah nabi shalallaahu 'alayhi wasallam.


Tuntunan beliau adalah : "Barangsiapa yang berjaga (tidak tidur) dan berdoa pada malam laylatul qadr dengan iman dan pengharapan akan ganjarannya, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." 


5. Hapalkan doa malam laylatul qadr yang diajarkan Rasulullaah saw ini : *Allaahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa' fu'anni* (ya Allah, engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).


6. Siapkan daftar pendek doa doa untuk dipanjatkan. Ingat, ini adalah waktu yang sangat istimewa bagi seorang hamba. Malam Qadar! Malam ditetapkannya takdir! Pilihlah doa-doa terbaik untuk agamamu, dunia akhiratmu dan keluargamu. Jangan lupakan saudara-saudaramu muslimin yang tengah kesusahan di berbagai belahan dunia. 


7. Sempatkan tidur siang sejenak jika memungkinkan. Jagalah perutmu agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah Isya dan tarawih sekadar untuk menyegarkan diri.  Lalu, bangunlah untuk beribadah.


8. Jangan lupakan keluargamu! Rasulullah  membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. Siapkan, semangati dan motivasi mereka!


9. Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri berpengaruh secara psikologis. Pakailah pakaian yang bagus  dan wewangian (khusus di rumah untuk wanita) ketika beribadah.


10. Pilihlah spot khusus yang kondusif untuk beribadah, apakah itu di masjid atau di rumah. Letakkan sajadah, mushaf dan air minum sehingga kita tidak perlu beranjak dari sana jika perlu minum.


11. Ini BUKAN malam untuk pasang status (misalnya : "alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepada-NYA malam ini", dsb) di FB atau media sosial apapun. Biarlah itu jadi rahasia indah antara hamba dengan Rabb-nya. Maka, matikan dulu HP, tablet dan komputer. Putuskan dulu hubungan dengan dunia, dan nikmati jalinan hubungan dengan al-'Afuww!


12. Jika mengantuk, maka variasikan bentuk ibadah antara shalat, bermunajat dan membaca Qur'an. Lakukan bergantian. Jangan habiskan malam untuk mendengarkan ceramah atau tilawah, atau kalau sangat ngantuk, dengarkan sebentar saja untuk mengusir kantuk.


13. Sabar adalah kuncinya. 10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau alt?beraktivitas lainnya. Ini adalah saat untuk bersabar dengan kelelahan itu. Ingatlah Allah telah menganugerahi dengan kesempatan berharga (akan luasnya ampunan) yang mungkin saja tidak datang lagi. Bukankah kita akan berlari walau apapun yang terjadi jika kita tahu pasti bahwa ini adalah Ramadan terakhir kita dan surga hanya selangkah lagi?


14. Ini yang paling penting : husnudzhon 

-lah kepada Allah. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada Raja Yang Maha Pemurah. Jika kau berharap yang terbaik, Dia akan memberimu yang terbaik. Jangan ragu-ragu, yakinlah dan tumpahkan seluruh isi hatimu di hadapan-Nya. Jangan biarkan keragu-raguan dan prasangka buruk menjauhkanmu dari Ar-Rahman Ar-Rahiim.


Allahumma ballighna laylatulhqadr


Semangat dan optimalkan amal ibadah kita di 10 hari terakhir. Mohonlah kepada Allah SWT agar kita diberikan kesabaran untuk bertemu dengan malam Lailatulqadr. Ya Allah Ya Rabb pertemukanlah hambamu dengan malam laylatur qadar di bulan Ramadan tahun ini. Aaminn ya rabbal'alamiin


Begitulah tips dari Sheikh Tawfique Chowdhury.  Saya tahu tips ini dari Ummiyah.


Rahasia kedua : amalan penting di 10 Hari Terakhir Ramadan


Menurut Kepala Seksi Pengembangan Metode dan Materi Dakwah Dit. Penerangan Agama Islam, amalan penting di 10 Hari Terakhir Ramadan yaitu

1) Memperpanjang Shalat Malam

2) Memperbanyak Sedekah

3) I’tikaf

4) Tilawah (Membaca) Al Quran


Semoga bermanfaat ya sahabat


Salam santun, 

Evi Andriani

2 April 2024

Posting Komentar untuk "Rahasia Agar Produktivitas Meningkat di 10 Terakhir Ramadan"